Ketua DPC PDI-P Solo Pasang Badan Bela Ganjar

- Penulis

Jumat, 3 Juni 2022 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo

Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo

JAKARTA, Mediakarya – Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) menampik tudingan bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki syahwat tinggi untuk maju pada Pilpres 2024 dan tak menghargai Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri.

Pernyataan Rudi itu menanggapi tudingan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI-P  Trimedya Panjaitan, menyoroti langkah Ganjar Pranowo yang dinilainya getol ingin mencalonkan diri di Pilpres 2024. 

Rudi mengatakan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya pernah menanyakan langsung kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo soal pencapresan di 2024. Pertanyaan itu dilontarkan Megawati saat pertama kali muncul isu pencapresan Ganjar beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kepada Megawati Ganjar tegas menyampaikan bahwa dirinya hanya kader partai. Jawaban ganjar itu mencontohkan sikap taat dan tunduk kepada Megawati. 

“Contohnya ketika beliau diminta keterangan, apakah mau nyalon presiden dan sebagainya. Beliau juga tegas menyampaikan bahwa saya ini kader partai. Taat dan patuh pada ketua umum partai. Itu yang disampaikan pak Ganjar,” kata Ketua DPC PDI-P Kota Solo itu dalam pernyataannya, Kamis (2/6).

Rudy menilai kepemimpinan Ganjar di Jawa Tengah cukup berhasil. Ia tak menampik jika ada kenaikan angka kemiskinan. Hal tersebut menurutnya, diakibatkan adanya pandemi Covid-19. Namun saat periode pertama 2013-2018, angka kemiskinan bisa dikurangi.

“Dilihat saja to, indikatornya ada semua. Berhasil atau tidaknya kepala daerah itu dari sisi kesehatan, pendidikan dan kemiskinan,” ungkapnya.

Kalau warga miskin berobat gratis, misalnya bisa dikatakan ada keberpihakan pada rakyat. Demikian juga dari sisi pendidikan untuk SMA yang digratiskan bagi warga kurang mampu.

Baca Juga:  Komisi III DPR RI Dukung Pembentukan Satgas TPPU 

Rudy juga membantah jika selama ini Ganjar lebih sering main medsos. Menurut Rudy, apa yang dilakukan Ganjar sudah tepat. Saat ini medsos menjadi kebutuhan penting bagi kepala daerah. 

Selain untuk bersosialisasi, medsos juga dimanfaatkan untuk berkomunikasi, rapat hingga laporan kinerja. Apalagi disaat pandemi Covid-19, kehadiran medsos sangat vital.

“Gubernur ini kan tidak mungkin bisa menjangkau pelayanan 35 kota/kabupaten. Karena ada peralatan yang canggih maka kehadiran medsos menjadi solusi yang tepat digunakan saat pande

Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota DPR RI dar Fraksi PDI Perjuangan, Trimedya Panjaitan, menyoroti langkah Ganjar Pranowo yang dinilainya getol ingin mencalonkan diri di Pilpres 2024.

Trimedya mempertanyakan kinerja Ganjar selama menjabat Gubernur Jateng.

“Ganjar apa kinerjanya 8 tahun jadi gubernur? Selain main di Medsos apa kinerjanya? Tolong gambarkan track tecord Ganjar di DPR, kemudian sebagai gubernur,” kata Trimedya kepada wartawan, Kamis (2/6/2022).

Trimedya menyarankan kepada Ganjar agar fokus pada penyelesaian konflik di Wadas, banjir rob, serta penyelesaian kemiskinan di Jateng.

Trimedya menegaskan, langkah Ganjar yang bermanuver mencapreskan diri pada 2024 sudah kelewat batas.

“Kalau kata orang Jawa Kemlinthi ya, sudah kemlinthi dia. Harusnya sabar dulu dia jalankan tugasnya sebagai gubernur Jateng, dia berinteraksi dengan kawan-kawan struktur di sana, DPD, DPC, DPRD provinsi, DPRD kab kota, itu baru,” ujar Trimedya.

Trimedya menilai langkah Ganjar terlalu ketara menampilkan syahwat politik. Hal itu kata dia, tampak dari safarinya ke berbagai wilayah di Indonesia belakangan ini.

“Masih ingat bagaimana Ganjar aktif berkeliling Indonesia mulai dari Sumut hingga Makassar,” tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Terkait Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KAI Mengajak Publik Menunggu Hasil Investigasi Resmi KNKT
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Indonesia Harus Manfaatkan Momentum Kendaraan Listrik
Nama Mantan Jenderal Masuk dalam Surat Dakwaan KPK, Tri Nusa Jakarta Raya: KPK Tak Boleh Gentar
Amnesty International Indonesia Kecam Kasus Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren
Copot Sekjen Tanpa Melalui Rapat Pleno, Kader Senior Partai Golkar Ini Tuding Ketum AMPG Tidak Paham Organisasi
ICW Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Jasa Sertifikasi Halal di BGN
Terungkap Dalam Surat Dakwaan, Dua Pejabat Penting DJBC Diduga Ikut Terlibat Loloskan Izin Kepabeanan Secara Ilegal
Pelaku Usaha Industri Perberasan Berdarah-darah, Siapa Yang Untung?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:13 WIB

Terkait Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KAI Mengajak Publik Menunggu Hasil Investigasi Resmi KNKT

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:58 WIB

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Indonesia Harus Manfaatkan Momentum Kendaraan Listrik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:34 WIB

Nama Mantan Jenderal Masuk dalam Surat Dakwaan KPK, Tri Nusa Jakarta Raya: KPK Tak Boleh Gentar

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:57 WIB

Amnesty International Indonesia Kecam Kasus Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:39 WIB

Copot Sekjen Tanpa Melalui Rapat Pleno, Kader Senior Partai Golkar Ini Tuding Ketum AMPG Tidak Paham Organisasi

Berita Terbaru