Plt Bupati Bekasi Dituding Ingkar Janji

- Penulis

Kamis, 18 November 2021 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Massa buruh memblokade Jalan MH Thamrin, EJIP.

Massa buruh memblokade Jalan MH Thamrin, EJIP.

BEKASI, Mediakarya – Lalu lintas kendaraan di sejumlah ruas jalan di Cikarang Selatan lumpuh akibat blokade yang dilakukan massa Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM), Rabu, 17 November 2021, siang.

Kemacetan terjadi di ruas Jalan Cikarang-Cibarusah dan Jalan M.H. Thamrin. Di Jalan Cikarang – Cibarusah, kemacetan bahkan terjadi hingga ruas Tegalgede.

Pada awalnya massa aliansi BBM hendak berunjuk rasa ke Kompleks Pemkab Bekasi, tetapi urung lantaran di sana gerbang pun ditutup sehingga tak dapat menyampaikan aspirasi secara langsung.

Sekira 5.000 buruh pun satu komando memblokade jalan di Kawasan EJIP mulai 14.40 WIB hingga pukul 16.50-an.

“Rencana memang di pemda, tapi kita rubah rutenya jadi keliling Jababeka, EJIP, Hyundai, Delta Sillicon. Karena kami paham, kalau di Pemda, Plt Bupati juga ga mau nemuin. Gerbang pun ga dibuka, jadi ga bakal didengar,” kata Perwakilan FSPMI Bekasi dari Aliansi BBM, Fresa.

Baca Juga:  Gus Yahya: Indonesia Punya Konsep Dunia yang Adil dan Bermartabat

Fresa menyebutkan aksi ini lantaran, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Akhmad Marjuki dituding ingkar janji terkait rencana Surat Keputusan (SK) Upah Diatas Upah Minimum (UD).

“Janji SK UDUM 16 Nvpember, tapi hingga sekarang tidak ada kepastian, isu kedua kami gaungkan melawan rencana kenaikan upah minimal 1,09 persen tahun 2022 mendatang,” kata dia.

Kebijakan itu menurut dia tidak adil untuk kaum buruh. Aksi ini dilakukan secara serentak di seluruh daerah.

“Ini aksi pemanasan kami,” kata dia.

Aksi itu diikuti 19 serikat pekerja dan dipimpin langsung oleh Koordinator Aliansi BBM Suparno yang juga Ketua DPW FSPMI Jabar.

Usai membubarkan diri secara tertib, massa buruh kembali ke titik kumpul masing – masing. (Sygy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Parah, Ribuan ASN di Pemkab Brebes Manipulasi Absensi
Umbu Kabunang Minta Propam Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Kasus Ririn Rifanto
DPRD Kota Bekasi Desak Pemprov DKI Jakarta Bertanggung Jawab atas Kemacetan Parah di Bantargebang
Bank Jakarta Santuni 8.500 Anak Yatim dan Duafa, Tebar Berkah Ramadan hingga Hadirkan Posko Mudik
Istri Kepala Daerah Diduga Intervesi Proses Mutasi Jabatan dan Tentukan Pemenang Proyek, KPK Didesak Segera Bertindak
Junior Roberts Hadir di Cinta Sedalam Rindu, Akui Peran Revan Penuh Tantangan
Jelang Musda KNPI Tokoh Pemuda Kota Sukabumi Gelar Silaturahmi, Sampaikan Pernyataan Sikap
Idrus Marham Sebut Cara Kerja Menteri Golkar Nyata
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 08:44 WIB

Parah, Ribuan ASN di Pemkab Brebes Manipulasi Absensi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:02 WIB

Umbu Kabunang Minta Propam Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Kasus Ririn Rifanto

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:52 WIB

DPRD Kota Bekasi Desak Pemprov DKI Jakarta Bertanggung Jawab atas Kemacetan Parah di Bantargebang

Jumat, 13 Maret 2026 - 00:32 WIB

Bank Jakarta Santuni 8.500 Anak Yatim dan Duafa, Tebar Berkah Ramadan hingga Hadirkan Posko Mudik

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:58 WIB

Istri Kepala Daerah Diduga Intervesi Proses Mutasi Jabatan dan Tentukan Pemenang Proyek, KPK Didesak Segera Bertindak

Berita Terbaru

Ilustrasi Gaji ke-13 (Foto: Ist)

Headline

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB