PNM Gelar Studi Banding Nasabah Tingkatkan Kapasitas UMKM

- Editor

Senin, 23 Oktober 2023 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOKERTO, Mediakarya – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar studi banding nasabah PNM Mekaar sebagai upaya membantu pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tanah Air.

Sekretaris Perusahaan PNM L Dodot Patria Ary dalam keterangannya di Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Senin, mengatakan studi banding tersebut digelar pada 19-21 Oktober dengan mengusung tema “Sektor Peternakan Lebah”.

“Studi banding yang dilakukan di Purwokerto kali ini menghadirkan 12 nasabah PNM Mekaar yang merupakan ketua kelompok unggulan dari perwakilan empat cabang, yaitu Madiun, Pati, Banjarnegara, dan Purwokerto,” katanya.

Ia mengatakan dalam studi banding di Purwokerto, peserta mendapatkan materi yang disampaikan oleh pakar lebah Prof Dr rer nat Imam Widhiono MZ di Aula Fakultas Biologi Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) dan mengunjungi Klasterisasi Madu Klanceng di Desa Cilongok, Kecamatan Langgongsari, Purwokerto, Jumat (20/10/2023).

Menurut dia, studi banding tersebut merupakan program pemberdayaan yang dirancang melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang secara khusus membahas tentang budi daya peternakan lebah klanceng.

Selain budi daya lebah klanceng yang dapat dimanfaatkan untuk lahan usaha, kata dia, hasil panen dari lebah klanceng tersebut mampu dijadikan madu untuk pengobatan berbagai penyakit.

“Kegiatan ini tidak terlepas dari komitmen pendampingan PNM dalam membangun hubungan emosional dan memberikan pendampingan usaha kepada pelaku UMKM sebagai bekal untuk mendapatkan pengetahuan baru yang dapat berdampak kepada kemajuan usaha yang dijalankan oleh nasabah PNM Mekaar sehingga naik kelas,” katanya.

Baca Juga:  CBA Bakal Laporkan Kasus Dugaan Pungli TPA Sumur Batu ke Bareskrim Polri

Ia mengatakan hingga 30 September 2023, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp49,99 triliun kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 14,8 juta nasabah.

Menurut Dodot, PNM memberikan fasilitas studi banding tersebut guna terciptanya akses bagi para nasabah, yakni dengan mendatangkan nasabah dari provinsi yang berbeda-beda untuk berkumpul serta belajar bersama-sama tanpa dikenakan biaya apa pun, dan rangkaian studi banding sangat ditunggu-tunggu oleh nasabah PNM.

Dalam kesempatan terpisah, Imam menyambut baik kegiatan studi banding yang digelar oleh PNM sebagai upaya meningkatkan kapasitas usaha khususnya dalam bidang budi daya lebah madu klanceng.

“Dengan diadakannya studi banding ini, ibu-ibu nasabah PNM Mekaar bisa mendapatkan ilmu yang nantinya akan menjadi pendapatan tambahan bagi usahanya serta kemudahan dalam pembudidayaan lebah dan madu klanceng,” kata Guru Besar Fakultas Biologi Unsoed itu, dilansir dari antara.

Sementara, salah seorang nasabah PNM asal Madiun, Sining mengaku sangat senang mendapat kesempatan untuk mengikuti studi banding karena ilmu yang diperolehnya tidak bisa didapatkan di sembarang tempat.

Oleh karena itu, dia menyampaikan terima kasih karena sejak bergabung sebagai nasabah PNM mendapatkan pelatihan-pelatihan yang bisa menjadi bekal dalam mengembangkan usaha dan berharap bisa diajak kembali untuk mengikuti kegiatan studi banding berikutnya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda
Ketua KORMI Nias Selatan Hadiri Undangan BPP-BAMUSPERNIS Untuk Hari Jadi Nias Selatan Ke-23 Tahun
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi
DPD Bapera Jabar Siap Sukseskan Program Prabowo-Gibran dan KDM-Erwan Setiawan
Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
Husein Salim Resmi Jabat Ketum PAW BPN Aptaksindo

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:37 WIB

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:57 WIB

Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:38 WIB

Ketua KORMI Nias Selatan Hadiri Undangan BPP-BAMUSPERNIS Untuk Hari Jadi Nias Selatan Ke-23 Tahun

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:13 WIB

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB