Presiden Jokowi Diminta Evaluasi Kinerja Ketiga Menteri Ini

- Editor

Sabtu, 23 Juli 2022 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Barisan Penegak Indonesia Raya (BAPINDRA) Ahmad Tanjung

Ketua Umum Barisan Penegak Indonesia Raya (BAPINDRA) Ahmad Tanjung

JAKARTA, Mediakarya –  Ketua Umum Barisan Penegak Indonesia Raya (BAPINDRA) Ahmad Tanjung meminta kepada menteri di kabinet Joko Widodo-Maruf Amin, yang berasal dari ketua partai agar fokus dalam pekerja sebagai pembantu presiden.

Hal tersebut dikatakan Tanjung, menyusul dengan manuver tiga menteri yang berasal dari ketua umum partai politik, yakni Airlangga Hartarto Ketum Partai Golkar, Zulkifli Hasan (Zulhas) Ketum PAN, dan Suharso Monoarfa Ketum PPP.

“Kami menilai bahwa pasca terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tiga menteri itu kurang fokus dalam bekerja. Bahkan kami menilainya lebih cenderung mensosialisasikan partai dan koalisinya. Padahal, saat ini mereka masih digaji oleh uang rakyat. dan perlu diingat jabatan menteri yang diemban oleh ketiganya itu melekat,” ujar Tanjung dalam keterangannya, Sabtu (23/7/2022).

Untuk itu, Tanjung mendesak pada Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kinerja ketiga menteri tersebut. Sebab jabatan menteri yang dipegang oleh Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan dan Suharso Monoarfa sangat strategis.

“Jangan sampai kebijakan yang diambil oleh ketiga menteri itu hanya mensosialisasikan program kerja KIB demi mendapat simpati publik,” ungkap Tanjung.

Tanjung juga mencontohkan sikap Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang mempertontonkan tindakan yang tak etis, di mana mengkampanyekan anaknya saat membagikan minyak goreng. Tindakan politisi PAN itu dinilai tidak sensitif sebagai pejabat publik.

Baca Juga:  Erick Thohir Ingin Pangkas Jumlah BUMN Jadi Hanya 30

“Kami menilai Zulkifli Hasan tidak peka dan tidak sensitif pada penderitaan rakyat di tengah gejolak harga migor malah mengkampanyekan anaknya,” tuturnya.

Menurut dia, Zulhas memanfaatkan jabatan yang diemban dirinya guna menuruti syahwat politik. Seharusnya, kata dia, Mendag bisa memisahkan antara kepentingan privat dan kekuasaan publik.

Lebih lanjut, Zulhas dinilai tidak sensitif terhadap penderitaan rakyat kecil. Karena di tengah tekanan ekonomi akibat inflasi dan peningkatan harga-harga bahan pokok yang diderita rakyat, Zulkifli Hasan justru mengurusi agenda kepentingan pemenangan anaknya, dengan memanfaatkan kondisi rakyat yang sedang tertekan.

“Seharusnya, Mendag fokus memerangi mafia minyak yang banyak memainkan harga dan stok minyak di pasaran dalam negeri. Bukan justru sibuk mengurusi kepentingan politik anaknya sendiri,” tutur dia.

Tanjung juga meminta jika Zulhas lebih baik mundur saja dari posisi Mendag. Sehingga lebih fokus untuk memenangkan anaknya dan membesarkan PAN serta koalisinya.

“Bila tiga menteri itu lebih mengutamakan kepentingan partai, kami sarankan agar lebih baik mundur saja. Bila perlu Pak Jokowi mereshuffle ketiga menteri itu. Toh masih banyak putra terbaik bangsa yang memiliki semangat dalam rangka menjalankan program kerja presiden,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas
Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”
Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya
Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun
Naniek Sudaryati Deyang Mudur dari Kepala BGN

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:58 WIB

PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:41 WIB

Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:54 WIB

Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono

Daerah

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:22 WIB