Projo Sebut Wacana Pencapresan Ganjar Terlalu Dini

- Editor

Minggu, 5 Juni 2022 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.(Ist)

Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.(Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Mencuatnya isu terkait dengan dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Gubernur Jawa Tenagah Ganjar Pranowo pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 menapat tanggapan dari Ormas Pro Jokowi (Projo).

Bendahara Umum DPP Pojo Panel Barus mengatakan, berdasarkan peta politik nasional dukungan terhadap tokoh-tokoh yang belakangan moncer dalam survei Capres 2024 masih terlalu dini. 

Pihaknya juga menlai anggapan bahwa pernyataan Presiden Joko Widodo dalam Rakernas V Projo 2022 di Kawasan Candi Borobudur yang diartikan oleh sebagian orang itu bentuk keberpihakannya kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo itu sangatlah berlebihan. 

Sebab kata Panel, elektabilitas tokoh-tokoh yang muncul saat ini tidak ada yang sekuat Jokowi saat mau maju di Pilpres saat itu.

“Saat itu, elektabilitas Jokowi pada 2013 mencapai 44 persen, sedangkan elektabilitas tiga nama teratas menurut survei saat ini belum ada yang mampu menembus 30 persen,” ujar Panel Barus dalam keterangannya, Sabtu (4/6/2022).

Sementara, elektabilitas Anies Baswedan, Ganjar, Prabowo Subianto baru sekitar 70 persennya elektabilitas Jokowi di 2013.

“Dulu kami berpandangan bahwa Pak Jokowi dipasangkan dengan siapa pun akan menang. Namun kondisi Pilpres 2024 akan berbeda,” katanya.

Ia kemudian menyampaikan empat variabel penting dalam Pipres 2024 yang perlu diperhatikan oleh masyarakat.

Baca Juga:  Ganjar Pranowo Optimistis Menangkan Suara Pilpres di Maluku

Panel mengatakan variabel pertama adalah koalisi partai apa saja yang muncul. Variabel kedua, siapa capres yang didukung. 

Dalam konteks itu belum tentu Ganjar menang di Pilpres 2024. Ojo kesusu (jangan terburu-buru) menyimpulkan,” ujar Panel.

Panel menjelaskan faktor pemilihan cawapres tak bisa dinafikan.

Berdasarkan data ‘bursa’ cawapres saat ini, Projo melihat beberapa tokoh yang potensial, seperti Puan Maharani, Airlangga Hartarto, Erick Thohir, Jenderal Andika Perkasa, Khofifah Indar Parawansa, Ridwan Kamil, dan Jenderal Dudung Abdurachman. 

Menurutnya, cawapres akan melengkapi kekurangan capres. Kekurangan tersebut bisa saja partai pendukung, logisitik, karakteristik, dan ceruk pemilih.

Melansir Tribunnews, Projo melihat pentingnya upaya memastikan siapa duet yang paling dikehendaki oleh rakyat Indonesia jika melihat kekurangan dari sejumlah tokoh yang dijagokan dalam survei elektabilitas. 

Sesuai arahan Presiden Jokowi dan hasil Rakernas V, Projo akan menggali pilihan masyarakat itu dengan mekanisme Musyawarah Rakyat yang akan diadakan mulai pertengahan tahun ini.

“Projo berpandangan bahwa Pak Jokowi menjadi standar kepemimpinan ke depan. Kualitas pemimpin selanjutnya tidak boleh jauh di bawah Pak Jokowi,” kata Panel Barus. ***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kejar Target Penghematan 100 Triliun Prabowo Tutup 700 BUMN
Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun
Prabowo Setujui Tunjangan Khusus Dokter Spesialis 30 Juta Tiap Bulan
Penutupan Muktamar Prabowo Sah Jadi Warga NU Seumur Hidup
Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah
Aktivis Tolak Wacana Rusun di Atas Sungai, Sebut Gagasan Menteri PKP Konyol
Hampir Satu Dekade Tak Kunjung Diterapkan, Kebijakan Cukai MBDK Resmi Digugat ke PTUN
Nama Ranny Fahd Muncul Jelang Musda Golkar Kota Bekasi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 02:38 WIB

Kejar Target Penghematan 100 Triliun Prabowo Tutup 700 BUMN

Selasa, 1 September 2026 - 02:26 WIB

Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun

Selasa, 1 September 2026 - 02:15 WIB

Prabowo Setujui Tunjangan Khusus Dokter Spesialis 30 Juta Tiap Bulan

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:12 WIB

Penutupan Muktamar Prabowo Sah Jadi Warga NU Seumur Hidup

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah

Berita Terbaru

Mabes Polri (Ist)

Ekonomi & Bisnis

Dittipidter Bareskrim Polri Garda Terdepan Melawan Mafia Sumber Daya Alam

Selasa, 1 Sep 2026 - 05:49 WIB

Presiden Prabowo Subianto

Nasional

Kejar Target Penghematan 100 Triliun Prabowo Tutup 700 BUMN

Selasa, 1 Sep 2026 - 02:38 WIB

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin

Nasional

Kemenhan Dapat Tambahan Anggaran APBN 2027 Jadi 189 Triliun

Selasa, 1 Sep 2026 - 02:26 WIB