Kejar Target Penghematan 100 Triliun Prabowo Tutup 700 BUMN

- Editor

Selasa, 1 September 2026 - 02:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto

Jakarta, Mediakarya – Presiden Prabowo Subianto menargetkan 700 BUMN akan ditutup hingga  31 Desember 2026. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah melakukan efisiensi dan menekan biaya operasional BUMN.

“Pemerintah yang saya pimpin Desember 31 2026 kami akan menutup lagi paling sedikit 700 lagi yang kami akan tutup,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan pada penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur, Senin, 31 Agustus 2026.

Eks Menteri Pertahanan itu menyebut sejauh ini pemerintah telah menutup 200 BUMN yang tidak memiliki kinerja yang baik.

“Dalam kurang 2 tahun pemerintah yang saya pimpin, kita telah menutup 200 BUMN yang tidak menguntungkan, yang tidak punya kinerja baik, yang rugi kita tutup 290 BUMN,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan penutupan ratusan BUMN tersebut telah menghasilkan penghematan bagi negara. Dia menyebut pemerintah telah menghemat sekitar Rp50 triliun dari langkah tersebut.

Baca Juga:  Pemerintah Sempurnakan Layanan Perizinan Mineral dan Batu Bara

“Dengan 290 BUMN kita telah menghemat 50 triliun,” jelasnya.

Dengan langkah tersebut, Prabowo memperkirakan jumlah BUMN yang tersisa nantinya hanya sekitar 200 hingga 250 perusahaan.

“Jadi nanti hanya tinggal mungkin 250, BUMN tinggal 200, 250,” imbuhnya.

Prabowo mengatakan efisiensi tersebut diharapkan dapat mengurangi beban biaya rutin BUMN, termasuk biaya overhead, gaji direksi, dan komisaris.

Dia memperkirakan pemerintah dapat menghemat sekitar Rp100 triliun dari efisiensi tersebut.

“Berarti harapan saya kita bisa menghemat 100 triliun dari overhead, dari biaya rutin, gaji direksi, gaji komisaris,” ujarnya.

Menurut Prabowo, penghematan dari penataan BUMN dan berbagai sektor pemerintahan akan dialihkan untuk kepentingan masyarakat.

“Uang inilah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat,” kata Prabowo.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sestama BNPB Bungkam Usai Diperiksa KPK
Pembentukan Pansel KPU Bawaslu DPR Tawarkan Dua Skema
Kemensos Pastikan 15 Juta Data Terdaftar di Perlinsos
Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka
Besok Nusron Kembali Dipanggil, KPK Pertimbangan Opsi Jemput Paksa
Menteri Haji Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Ferdinand Hutahaean Sebut Pejabat Sudah Mati Rasa Malu
Pangdam Jaya Lantik 480 Bintara Infanteri TNI AD, Resmikan Aula Gatot Subroto Rindam Jaya
LPKAN: Jangan Biarkan Salah Desil DTSEN Cabut Hak Pendidikan Anak Miskin

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Pembentukan Pansel KPU Bawaslu DPR Tawarkan Dua Skema

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Kemensos Pastikan 15 Juta Data Terdaftar di Perlinsos

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Besok Nusron Kembali Dipanggil, KPK Pertimbangan Opsi Jemput Paksa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Menteri Haji Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Ferdinand Hutahaean Sebut Pejabat Sudah Mati Rasa Malu

Berita Terbaru