JAKARTA, Mediakarya – Sebanyak 70 mitra driver Gojek yang telah bergabung selama lebih dari 15 tahun akan diberangkatkan untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci pada 2 September 2026.
Keberangkatan para mitra yang masuk dalam kategori Mitra Driver Legend tersebut merupakan bagian dari Program Apresiasi Mitra (PAM) Gojek.
Menjelang keberangkatan, Gojek menggelar doa bersama sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jakarta, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Habib Ja’far Al Hadar.
Selain mendoakan kelancaran perjalanan dan ibadah para mitra driver, doa bersama juga ditujukan untuk keselamatan masyarakat Indonesia di tengah berbagai bencana alam yang terjadi.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi program yang diberikan Gojek kepada para mitra driver.
Menurut Dudy, program tersebut memberikan manfaat secara langsung kepada mitra dan keluarganya, sekaligus dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk menghadirkan program serupa.
“Kami mengapresiasi komitmen Gojek yang menghadirkan Program Apresiasi Mitra dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh para Mitra Driver dan keluarganya. Semoga inisiatif seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menghadirkan program serupa, yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan Mitra Driver,” kata Dudy di Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Mitra Driver Legend merupakan sebutan bagi pengemudi yang telah tumbuh bersama Gojek selama lebih dari 15 tahun.
Mereka merupakan bagian dari mitra yang bergabung sejak masa awal operasional Gojek, ketika layanan pemesanan masih mengandalkan sambungan telepon.
Bagi para penerima program, kesempatan menunaikan ibadah umrah menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan panjang mereka sebagai mitra driver Gojek.
Salah satu penerima program, Bambang Raminto, mengaku bersyukur mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci. Bambang telah bergabung dengan Gojek sejak 2010.
Ia mengatakan kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi dirinya, terutama setelah kehilangan anak pertamanya.
“Setelah kepergian anak pertama saya, saya tidak pernah membayangkan Allah memberikan hadiah berupa kesempatan berangkat ke Tanah Suci. Saya sangat mengapresiasi program Gojek ini, bukan hanya untuk saya, tetapi juga teman-teman Mitra Driver lainnya. Semoga Gojek terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Bambang.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan Habib Ja’far Al Hadar. Ia mengajak para peserta untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Habib Ja’far kemudian memimpin doa bersama untuk mendoakan kelancaran perjalanan dan pelaksanaan ibadah umrah 70 Mitra Driver Legend.
Program pemberangkatan umrah tersebut merupakan salah satu bentuk manfaat dalam Program Apresiasi Mitra Gojek.
Selain umrah, program tersebut mencakup sejumlah manfaat lain, seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Bonus Hari Raya (BHR), beasiswa pendidikan anak, perlengkapan sekolah, poin Swadaya, dan kuota internet.
Pemberian manfaat disesuaikan dengan kategori mitra yang didasarkan pada kinerja dan dedikasi. Gojek menyatakan setiap mitra memiliki kesempatan untuk memperoleh manfaat melalui tahapan yang telah ditetapkan dalam program.
Head of Driver Operations Gojek, Bambang AW, mengatakan kesempatan memperoleh manfaat dalam Program Apresiasi Mitra terbuka bagi seluruh mitra yang memenuhi ketentuan.
“Semua akan mendapatkan kesempatan yang sama. Bagi mitra yang lain, yang ingin mendapatkan umrah, itu bisa dengan mengikuti tahapan yang ada di Program Apresiasi Mitra. Yang kita lihat adalah konsistensi dari mitra, kinerjanya,” ujar Bambang.
Pemberangkatan 70 Mitra Driver Legend ke Tanah Suci dijadwalkan berlangsung pada 2 September 2026. (Hab)










