Penutupan Muktamar Prabowo Sah Jadi Warga NU Seumur Hidup

- Editor

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Menerima KTA Warga NU Pada Penutupan Harlah NU Ke 35

Presiden Prabowo Menerima KTA Warga NU Pada Penutupan Harlah NU Ke 35

Jombang Media Karya – Presiden Prabowo Subianto menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangkaian penutupan Muktamar Ke-35 NU, Senin (31/8/2026). Kartu keanggotaan tersebut diserahkan langsung oleh Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar.

Penyerahan KTA berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, bersamaan dengan acara penutupan Muktamar Ke-35 NU.

Dalam prosesi tersebut, KH Miftachul Akhyar bersama Ketua Umum PBNU terpilih masa khidmat 2026-2031, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, serta Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU Saifullah Yusuf, menyerahkan KTA NU kepada Prabowo.

Setelah menerima kartu tersebut, Prabowo kemudian memperlihatkannya kepada warga NU dan awak media yang hadir. Presiden tampak semringah saat menunjukkan KTA NU yang berlaku seumur hidup tersebut.

Baca Juga:  Hubungan PDIP Jateng dengan Ganjar Pranowo Kian Tak Harmonis

Prabowo mengatakan pemberian KTA NU menjadi salah satu alasan dirinya menghadiri penutupan Muktamar Ke-35 NU. Sebelumnya, Ketua Umum PBNU periode sebelumnya, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, disebut telah berjanji memberikan KTA NU kepada dirinya.

Prabowo mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelumnya dirinya mendapat informasi dari Gus Yahya bahwa KTA tersebut telah tersedia.

“Beberapa hari lalu saya dapat berita dari Gus Yahya bahwa kartu anggota sudah ada, makanya saya datang. Karena janji, begitu sudah ada saya datang. Di sini dituliskan anggota seumur hidup,” kata Prabowo.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Haidar Alwi Sebut Arahan Khusus Prabowo ke KSP Listyo Sigit Pertegas Kepercayaan Kawal Program Prioritas
Etos Indonesia: Jangan Tukar Dukungan dengan Hadiah, Reses Ranny Berpotensi Jadi Ladang Gratifikasi
NCW Bongkar 4 Modus Sunat Dana KIP-Kuliah: Tahan ATM Mahasiswa hingga Jual-Beli Kuota Jutaan Rupiah
Pakar Komunikasi Sebut Aksi Mahasiswa di Dua Tahun Prabowo-Gibran Bukan Penolakan, Tapi Peta Jalan Pemerintahan
PDIP Tolak Keras Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat KDMP
Refleksi 62 Tahun Golkar, Adi Yunansyah: Momentum Kembalikan Doktrin Kekaryaan
Yunarto Wijaya Bongkar Manuver Prabowo Copot Orang Dekat Jokowi, Permainan Cantik Itu Karena Kecanggihan Sang Operator
Soal UU Pemilu Wajib Diusung 2 Partai DPR, Saiful Mujani Prediksi Hanya 3 Pasangan Capres, Prabowo-Puan vs AHY-Anies Menguat

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Haidar Alwi Sebut Arahan Khusus Prabowo ke KSP Listyo Sigit Pertegas Kepercayaan Kawal Program Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Etos Indonesia: Jangan Tukar Dukungan dengan Hadiah, Reses Ranny Berpotensi Jadi Ladang Gratifikasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:08 WIB

Pakar Komunikasi Sebut Aksi Mahasiswa di Dua Tahun Prabowo-Gibran Bukan Penolakan, Tapi Peta Jalan Pemerintahan

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:15 WIB

PDIP Tolak Keras Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat KDMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Refleksi 62 Tahun Golkar, Adi Yunansyah: Momentum Kembalikan Doktrin Kekaryaan

Berita Terbaru