Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan

- Editor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAM JAYA raih predikat 'sangat baik',

PAM JAYA raih predikat 'sangat baik',

JAKARTA, Mediakarya – PAM JAYA mencatat skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 87,099 dengan predikat ‘Sangat Baik’ pada tahun 2025. Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang memperoleh skor 85,9, sekaligus mencerminkan semakin kuatnya sistem pengelolaan dan proses bisnis PAM JAYA dalam menjalankan perusahaan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Assessment GCG ini dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi DKI Jakarta.

Peningkatan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan PAM JAYA sebagai perusahaan yang terus berkembang sekaligus mengemban tanggung jawab dalam menyediakan layanan air minum perpipaan bagi masyarakat Jakarta. Di tengah upaya memperluas cakupan layanan, penguatan sistem internal menjadi fondasi agar setiap keputusan dan proses bisnis dapat berjalan secara terarah serta memberikan manfaat bagi perusahaan dan masyarakat.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, mengatakan peningkatan skor GCG menjadi bagian dari penguatan PAM JAYA sebagai perusahaan yang semakin profesional dan tertata.

“Skor dan predikat Sangat Baik ini menjadi cerminan bahwa PAM JAYA terus membangun perusahaan yang sehat, transparan, akuntabel dan memiliki proses bisnis yang semakin tertata. Ketika tata kelola perusahaan semakin baik, kepercayaan juga semakin kuat, dari situlah perusahaan memiliki fondasi yang lebih baik untuk terus bertumbuh dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujar Arief.

Menurutnya, penguatan tata kelola juga sejalan dengan nilai budaya kerja PAM JAYA, yaituBERKOMITMEN. Nilai tersebut menjadi landasan bagi PAM JAYA untuk menjalankan pekerjaan secara bertanggung jawab, menjaga integritas, serta memastikan setiap keputusan dan proses bisnis memberikan manfaat bagi perusahaan dan masyarakat.

Baca Juga:  Penyerahan Aset Perumda Tirta Bhagasasi Kepada Perumda Tirta Patriot Rampung

Penguatan GCG menjadi bagian penting dalam transformasi PAM JAYA untuk membangun perusahaan yang semakin profesional dan memiliki proses bisnis yang semakin tertata. Penguatan tersebut mencakup bagaimana perusahaan menjalankan pengendalian, mengambil keputusan, serta memastikan setiap proses bisnis dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Perwakilan BPKP DKI Jakarta, Sofyan Antonius, menilai penguatan GCG menjadi bagian penting dalam memastikan transformasi PAM JAYA berjalan dengan arah yang semakin kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, tata kelola yang baik perlu terus diperkuat seiring dengan perkembangan perusahaan dan tantangan yang semakin kompleks dalam menjalankan layanan publik.

“Kematangan GCG tidak diukur dari banyaknya dokumen, tetapi dari seberapa konsisten implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran dijalankan. Langkah ini semakin penting bagi PAM JAYA, termasuk dalam persiapan menuju transformasi kelembagaan yang lebih besar,” ujar Sofyan.

Bagi PAM JAYA, penguatan tata kelola berjalan beriringan dengan upaya pencapaian target 100% cakupan layanan air minum perpipaan tahun 2029. Dengan tata kelola yang semakin baik, PAM JAYA terus memperkuat fondasi perusahaan agar mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus menghadirkan pelayanan air minum perpipaan yang semakin baik bagi warga Jakarta.

Capaian skor GCG tahun 2025 ini menjadi indikator bahwa transformasi PAM JAYA terus diarahkan untuk membangun perusahaan yang sehat, profesional, transparan, terpercaya dan berorientasi pada pelayanan publik. (dri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

FAST Indonesia Siap Bersinergi dengan BRAN Perbaiki Tata Kelola Pertanahan Nasional
Green Energy Partnership Forum 2026, PLN EMI Perkuat Kolaborasi Dorong Pemanfaatan Energi Hijau
Polemik Proyek Jalan Poros Brebes Menguat, Daksinapati UI: Lelang APBD Harus Transparan
Stok Rumah Tangga Menipis Picu Harga Beras Naik, BBM Langka Dongkrak Biaya Perolehan
Didik J. Rachbini: Peluang Investasi Data Center Rp360 Triliun Jangan Sampai Seperti Pelanduk Terperosok Dua Kali
On Point Media Sukses Gelar Lokafest Surabaya, Dorong UMKM Manfaatkan Inovasi dan Teknologi
Kementerian Koordinator Hilirisasi dan Energi Resmi Dibentuk, Target PLTS 100 GWp Jadi Ujian Awal
Rhenald Kasali Soroti Proyek Data Center Jatiluhur: Jangan Abaikan Fungsi Vital Waduk Demi AI

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07 WIB

FAST Indonesia Siap Bersinergi dengan BRAN Perbaiki Tata Kelola Pertanahan Nasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Green Energy Partnership Forum 2026, PLN EMI Perkuat Kolaborasi Dorong Pemanfaatan Energi Hijau

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Polemik Proyek Jalan Poros Brebes Menguat, Daksinapati UI: Lelang APBD Harus Transparan

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Stok Rumah Tangga Menipis Picu Harga Beras Naik, BBM Langka Dongkrak Biaya Perolehan

Berita Terbaru

PAM JAYA raih predikat 'sangat baik',

Ekonomi & Bisnis

Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:13 WIB