Ratusan APK Dirusak Orang Tak Dikenal, Ajang Kontestasi Pilkada Kota Bekasi Dinilai Sudah Tak Sehat

- Editor

Minggu, 17 November 2024 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APK Paslon nomor urut 1 yang dirusak oleh orang tak dikenal.

APK Paslon nomor urut 1 yang dirusak oleh orang tak dikenal.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Pertarungan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bekasi dinilai sudah tidak sehat. Ajang kontestasi politik yang seharusnya dapat memberikan pelajaran politik bagi masyarakat namun diduga dikotori ulah oknum yang tak bertanggung jawab.

Hal tersebut terungkap menyusul dengan ditemukannya ratusan alat peraga kampanye (APK) pasangan calon nomor urut 1 Heri Koswara-Solihin yang diduga dirusak oleh orang tidak dikenal.

APK nomor urut 1 yang dirusak orang tak dikenal.

Anehnya lagi, di salah satu titik dimana dipasang dua APK dua paslon cakada yakni paslon nomor urut 1 dan 3, namun yang dirusak hanya APK nomor urut 1. Sedangkan APK paslon nomor urut 3 dibiarkan bertengger.

Melihat fenomena tersebut, Ketua Umum Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI) Rohimat angkat bicara. Menurut dia, ini merupakan ranah Bawaslu Kota Bekasi untuk menindak siapa saja pelaku pengerusakan APK.

“Jika Bawaslu sendiri sudah berpihak kepada salah satu calon maka sebagai salah satu sosial kontrol PMPRI siap bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menangkap oknum pelaku pengrusakan APK tersebut,” kata pria yang akrab disapa Joker ini kepada Mediakarya, Ahad (17/11/2024).

Baca Juga:  Sejumlah APK Milik Salah Satu Kontestan Dirusak, Bawaslu Kota Bekasi Bungkam

Joker pun menyebut bahwa pihaknya akan menerjunkan anggotanya di 12 Kecamatan di Kota Bekasi untuk terlibat dalam mengamankan pesta demokrasi ini dan ikut menjaga APK bagi ketiga paslon agar tidak dirusak oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

“Kami meyakini bahwa pelaku pengrusakan APK tersebut merupakan oknum yang sengaja memancing keributan atau menghendaki agar pilkada tidak berjalan dengan kondusif. Ini tentunya harus diwaspadai oleh pihak kepolisian,” tegasnya.

Oleh karena itu, Joker mendesak kepada Bawaslu Kota Bekasi agar bersikap netral dan tidak berpihak kepada salah satu cakada.

“Meski ada beberapa anggota Bawaslu yang berafiliasi dengan organisasi yang saat ini mendukung salah satu cakada, namun dalam konteks sebagai wasit Pemilu, Bawaslu harus netral dan menindak siapa saja pelanggar aturan dalam kampanye,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh komponen masyarakat Kota Bekasi untuk menjaga Pilkada agar berlangsung damai dan beradab.

“Sehingga diharapkan pilkada kali ini dapat melahirkan pimpinan yang berintegritas, dan PMPRI juga meminta pasangan cakada dapat mengendalikan pendukungnya agar tidak berbuat anarkis,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan MajuĀ  pada Musda Golkar Kota Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:22 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB