Rupiah Meningkat di Tengah Sinyal Penurunan Suku Bunga BI-Rate

- Editor

Kamis, 18 Januari 2024 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nila tukar rupiah mellemah (Ist)

Nila tukar rupiah mellemah (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS di akhir perdagangan Kamis meningkat di tengah sinyal penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI-Rate ke depan.

“Penurunan suku bunga bisa berdampak terhadap penurunan bunga kredit sehingga berdampak terhadap pembangunan infrastruktur dan konsumsi masyarakat yang menggeliat,” kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam pernyataannya di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan pernyataan Gubernur BI Perry Warjiyo, ada sejumlah kriteria untuk penurunan suku bunga BI-Rate, yakni seberapa cepat penguatan nilai tukar rupiah, tetap terkendalinya inflasi khususnya inflasi inti dan inflasi pangan serta perkembangan dukungan kredit di dalam pembiayaan ekonomi yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Di sisi global, sentimen pasar dipengaruhi oleh ketidakpastian waktu penurunan suku bunga kebijakan Amerika Serikat atau Fed Funds Rate (FFR).

Ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga di bulan Maret telah berkurang menjadi peluang 62,2 persen dibandingkan perkiraan 76,9 persen di sesi sebelumnya, menurut FedWatch Tool dari CME.

Baca Juga:  OJK dan Bank DKI Kolaborasi Wujudkan Pulau Seribu Jadi Digital Island

Di Asia, ekonomi China tumbuh sedikit lebih rendah dari perkiraan pada kuartal keempat, dan hampir tidak melampaui perkiraan pemerintah sebesar 5 persen untuk pertumbuhan pada 2023.

Angka tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pasca-pandemi COVID-19 hanya memperoleh sedikit momentum selama setahun terakhir, dan memberikan dampak yang lumayan bagi China pada 2024.

Pada penutupan perdagangan Kamis, rupiah menguat sebesar 19 poin atau 0,12 persen menjadi Rp15.624 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.643 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis juga naik ke posisi Rp15.630 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp15.639 per dolar AS. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Next Gen(re)parenting Morinaga, Bekali Orang Tua Dukung Anak Jadi Future Leader
Camat Onolalu Pimpin Upacara dan Dialog Interaktif di SMPN 2 Onolalu
Seorang Warga Nyaris Tewas Banjir Bandang di Fanayama
Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!
IPW Bersama Sejumlah Advokat Ajukan Permohonan Pihak Terkait dalam Pengujian Formil UU Polri di MK
Ketua Komisi III DPR RI: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan
Legislator Ini Soroti Tumpang Tindih Kewengan Konflik Agraria
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Dekati Kawasan Kawah Aktif

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:12 WIB

Next Gen(re)parenting Morinaga, Bekali Orang Tua Dukung Anak Jadi Future Leader

Selasa, 8 September 2026 - 11:36 WIB

Camat Onolalu Pimpin Upacara dan Dialog Interaktif di SMPN 2 Onolalu

Selasa, 8 September 2026 - 08:10 WIB

Seorang Warga Nyaris Tewas Banjir Bandang di Fanayama

Selasa, 8 September 2026 - 06:01 WIB

Ahmad Sahroni: DPR Berantas Korupsi Pasti, tapi Jangan Sewenang-wenang!

Selasa, 8 September 2026 - 05:51 WIB

IPW Bersama Sejumlah Advokat Ajukan Permohonan Pihak Terkait dalam Pengujian Formil UU Polri di MK

Berita Terbaru