Teknologi Digital Bantu Bangkitkan Ekonomi Dan Edukasi Masyarakat di Tengah Pandemi

- Editor

Selasa, 26 Oktober 2021 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar bertajuk Memanfaatkan Media Sosial Sebagai Wadah Kreativitas di Era Digital yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Senin (25/10/2021).

Webinar bertajuk Memanfaatkan Media Sosial Sebagai Wadah Kreativitas di Era Digital yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Senin (25/10/2021).

JAKARTA, Media Karya – Pandemi Covid-19 berdampak pada seluruh aspek kehidupan di Indonesia. Selain kesehatan, aspek sosial-ekonomi jadi yang paling terdampak. Meski demikian, Indonesia yang kini menuju bonus demografi dengan banyaknya anak muda, dinilai bisa bertahan dari dampak Covid-19.

Demikian salah satu kesimpulan dari hasil webinar bertajuk Memanfaatkan Media Sosial Sebagai Wadah Kreativitas di Era Digital yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Senin (25/10/2021).

Acara yang diikuti 150 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek melalui zoom itu menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker, Koordinator Literasi Digital Kemenkominfo, Rizki Ameliah dan Founder Cerdas.id, Julia Sitorus sebagai narasumber.

Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid dalam keynote speakernya mengatakan, anak muda bisa makin mengasah kreativitasnya menggunakan teknologi digital untuk turut membangkitkan perekonomian Indonesia atau mengedukasi masyarakat di tengah pandemi Covd-19.

DPR sendiri lanjut Meutya Hafid terus mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk berpartisipasi aktif dalam melalukan pelatihan-pelatihan yang meningkatkan kemampuan para wirausaha seperti para pelaku UMKM dalam mengoptimalkan ruang digital guna meningkatkan transaksi dan nilai usahanya.

Sementara itu, Koordinator Literasi Digital Kemenkominfo, Rizki Ameliah mengatakan bahwa perkembangan internet sudah sangat pesat dimasa pandemi dan pesatnya teknologi telah merubah aktivitas seluruh masyarakat dalam melakukan kegiatan dan mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam transformasi digital Indonesia.

“Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan cerdas bermedia sosial adalah dengan mengedukasi masyarakat tentang etika bersosial media, kecakapan bermedia sosial dan keamanan pada saat bersosial media,” ujarnya.

Baca Juga:  RUU PDP Wujud Pengembangan Ekonomi Digital

Ia mengungkapkan Kominfo terus melakukan percepatan literasi digital untuk mendukung penguatan talenta digital. Ada tiga tahapan yang dirancang oleh Kominfo untuk menuju hal tersebut.

Tiga tahapan tersebut adalah Pemerintahan Digital, Masyarakat Digital dan Ekonomi Digital. Pemerintahan digital akan fokus pada dua hal yaitu regulasi dan keamanan penggunaan digital.

Sedangkan untuk membangun masyarakat digital akan dilakukan melalui aktifitas digital, aplikasi dan pembangunan infrastruktur. Untuk infrastruktur saat ini Kominfo giat memperbanyak jaringan dan memperkecil area blank spot. “Sedangkan untuk ekonomi digital akan dicapai dengan pembangunan talenta digital sebagai pelaku ekonomi, UKM go digital dan lainnya,” katanya.

Di tempat yang sama, Founder Cerdas.id, Julia Sitorus menyampaikan bahwa aktivitas yang ditekuni saat ini antara lain adalah sedang fokus untuk pengembangan program charity Indonesia Cerdas (indonesiacerdas.id) yang fokus dalam mengembangkan dan membangun mimpi bangsa mengenai topik budaya dan kebangsaan.

Menurut Julia, melalui internet dan media sosial, ia dapat menyebarkan dan menyuarakan program tersebut ke seluruh penjuru, hingga menerima bantuan dana dari donator domestik maupun internasional.

Di masa pandemi saat ini, dunia digital sangatlah membantu dalam menunjang kegiatan sehari-hari, misal menggunakan Zoom untuk bekerja, menghubungi layanan telekonsultasi seperti HaloDoc jika sakit, dan mengembangkan keahlian dan mendapatkan kemampuan baru melalui konten-konten yang disebarkan dari platform digital seperti Youtube dan TikTok. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum
Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi
JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan
Benyamin Davnie Raih Pemred Award 2026, FPRMI Apresiasi Komitmen Komunikasi Publik Tangsel
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern
Sekjen FPRMI: Literasi Jurnalistik Harus Diperkuat agar Masyarakat Tak Mudah Percaya Hoaks
67 Tokoh Nasional Raih Pimred Award dan Pena Emas 2026 dari FPRMI, Simak Daftar Lengkapnya
Penyerahan Aset Perumda Tirta Bhagasasi Kepada Perumda Tirta Patriot Rampung

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:42 WIB

Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:59 WIB

Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi

Senin, 20 Juli 2026 - 22:05 WIB

JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:39 WIB

Benyamin Davnie Raih Pemred Award 2026, FPRMI Apresiasi Komitmen Komunikasi Publik Tangsel

Senin, 20 Juli 2026 - 15:46 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:58 WIB

Naniek Sudaryati Deyang (Foto: Ist)

Nasional

Naniek Sudaryati Deyang Mudur dari Kepala BGN

Rabu, 22 Jul 2026 - 08:11 WIB