Perkuat Penanganan Covid, Tracer di Posko PPKM Mikro Cengkareng Barat Ditambah

- Penulis

Senin, 28 Juni 2021 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat mengecek penanganan Covid di Posko PPKM Mikro, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta,

Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat mengecek penanganan Covid di Posko PPKM Mikro, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta,

Jakarta, Mediakarya.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa bakal menambah jumlah tracer dari kepolisian di Posko PPKM Mikro, Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta, untuk memperkuat penanganan Covid-19 atau virus corona.

Hal itu disampaikan Sigit saat melakukan tinjauan secara langsung ke Posko PPKM Mikro Kelurahan Cengkareng Barat, Jakarta, bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Minggu (27/6/2021).

“Agar di susun teknis pelaksanaan tracing secara detail. Polri akan menambahkann 3 tracer,” kata Sigit.

Eks Kabareskrim Polri ini menyebut, semua masyarakat setempat yang melakukan isolasi mandiri atau isoman untuk dipenuhi segala kebutuhan obat-obatan dan pangannya.

“Terhadap yang isoman dilakukan pemberian bantuan sembako, obat, vitamin dan masker,” ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Baca Juga:  KTT Ke-42 ASEAN: Ada Setumpuk PR yang Menanti

Tak hanya itu, Sigit meminta kepada empat pilar Posko PPKM Mikro, Cengkareng Barat, untuk memperketat pintu keluar masuk yang telah menjadi zona merah.

“Apabila ada masyarakat yang suhu diatas rata-rata akan di karantina, dan di Swab di Puskesmas,” ucap Sigit.

Panglima TNI menyebut, harus dilakukan penguatan terkait dengan vaksinasi massal demi menciptakan kekebalan kelompok atau Herd Immunity.

“Laksanakan vaksinasi setiap hari secara maksimal,” kata Hadi di kesempatan yang sama.

Sementara, Menkes Budi menyebut, di Posko PPKM Mikro, Cengkareng Barat, harus dilakukan penambahan Laboratorium untuk mempercepat hasil testing. Serta, empat pilar setempat diharapkan membuat pemetaan warga yang belum dan sudah di vaksin. (Elang)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah
Ini Penjelasan TGB Soal Polemik Kurban Gunakan Anggaran APBN Berdasarkan Hukum Syar’i
Polda Metro Jaya Ringkus WNA Asal Brunei Yang Aniaya WNA Lain Hingga Tewas
Timwas Haji DPR RI Ungkap Praktik Pungli Tawaf Jamaah Lansia di Mekkah
Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan
DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra
Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat
Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:14 WIB

Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:05 WIB

Ini Penjelasan TGB Soal Polemik Kurban Gunakan Anggaran APBN Berdasarkan Hukum Syar’i

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:09 WIB

Polda Metro Jaya Ringkus WNA Asal Brunei Yang Aniaya WNA Lain Hingga Tewas

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:48 WIB

Timwas Haji DPR RI Ungkap Praktik Pungli Tawaf Jamaah Lansia di Mekkah

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Berita Terbaru

Kecamatan Onolalu, Kabupaten Nias Selatan, memfasilitasi pembentukan Badan Pengurus Cabang (BPC) Bamuspernis dan Panitia HUT RI Ke-81 Tahun 2026. (Foto: Mediakarya)

Daerah

Camat Onolalu Fasilitasi Musyawarah BPC Bamuspernis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:54 WIB