Warga Mengadu Permasalahan Banjir, Wawali Bekasi Angkat Bicara

- Editor

Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Memasuki musim penghujan, sejumlah warga di Kota Bekasi mulai mengkhawatirkan banjir yang kerap terjadi di lingkungannya.

Seperti yang diutarakan Sekretaris RW 20 Cimuning, Imam. Ia pun menanyakan permasalahana banjir, pemanfaatan lahan fasos-fasum dan permintaan penyediaan ambulance di Kota Bekasi, saat ini perkembangannya seperti apa.

“Permasalahan penanggulangan banjir, pemanfaatan fasos fasum dan permintaan penyediaan ambulance, perkembangan atau mekanisme penanganannya sampai saat ini seperti apa,” katanya.

“Memasuki musim penghujan apakah ada upaya normalisasi kali yang dilakukan, kemudian berkoordinasi dengan siapa terkait pemanfaatan fasos fasum, lalu apakah ada ketersediaan ambulance bagi warga masyarakat yang membutuhkan,” tanyanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono menjelaskan, terkait pemanfaatan fasos-fasum nanti bisa berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kelurahan dan nanti akan diteruskan dan diproses oleh Dinas Perkimtan serta Dinas Lingkungan Hidup.

“Terkait normalisasi kali, nanti akan dianalisis terlebih dahulu oleh Dinas BMSDA, sebelum nanti akan diambil keputusan apa yang akan dilakukan, lalu untuk pengajuan mobil ambulance, Ketua RW dan pengurusnya bisa langsung hubungi saya langsung melalui DM instagram @Mastriadhianto,” jelas pria yang akrab disapa Mas Tri tersebut.

Baca Juga:  Dituding Kurang Patroli, Tawuran Kembali Terjadi di Kota Bekasi

Ia juga mengajak warga Kota Bekasi untuk bijak dalam mengelola sampah. Warga diberikan edukasi tentang manfaat pengelolaan sampah, agar tidak terjadi lagi pencemaran lingkungan di wilayah.

“Ayo, sama-sama kita bijak mengelola sampah. Kita ada Dinas LH, Pemerintah juga punya program Bank Sampah, coba untuk dipilah mana sampah organik mana sampah anorganik, ada edukasi sampah organik dapat dipermentasi menjadi eco enzym, sampah anorganik dapat didaur ulang dan juga untuk pembuangan minyak jelantah jangan lagi sembarangan, saya siap menukar minyak jelantahnya menjadi limbah yang memiliki nilai ekonomis,” terangnya.

Ia menegaskan, tentunya Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya mewjudkan Kota Bekasi yang hijau, bersih dan nyaman, selaras dengan visi misi Kota Bekasi yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades
Usai Insiden Kecelakaan Di Jalan Raya Narogong, Kapolres Kunjungi TPST Bantargebang
DOB Bogor Selatan Mencuat, 3 Kecamatan di Sukabumi Ingin Bergabung

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terbaru

Endang Oktaviyanti (Makeup Artist Profesional dan Wartawan Senior)

Entertainment

Di Balik Layar Fashion Show: Satu Dunia, Beda Bidang

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:38 WIB