Pemerintahan Prabowo-Gibran antara Zaken Kabinet atau Politik Balas Budi

- Penulis

Senin, 21 Oktober 2024 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Politik Nusantara Sejahtera (PNS) Noor Fatah

Direktur Eksekutif Politik Nusantara Sejahtera (PNS) Noor Fatah

JAKARTA, Mediakarya – Joko Widodo dinilai memiliki andil yang cukup besar dalam kemenangan Prabowo-Gibran pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Sehingga sangat wajar bila komposisi kabinet masih didominasi oleh orang-orang Jokowi.

Direktur Eksekutif Politik Nusantara Sejahtera (PNS) Noor Fatah menilai Kabinet Prabowo-Gibran lebih mengakomodasi kepentingan partai politik pengusung maupun partai pendukung. bahkan outsidernya.

“Dengan demikian, Kabinet Prabowo-Gibran diharapkan dapat mengakomodasi kepentingan politik. Sehingga, target menuju Indonesia emas dengan Zaken Kabinet yang dibentuknya dapat memaduserasikan antara representasi politik dan kabinet ahli,” ujar Fatah kepada Mediakarya, Senin (21/10/2024).

Namun demikian, jika melihat komposisi Kabinet Prabowo-Gibran sebagaimana yang telah dirilis di beberapa media, Fatah menilai postur pemerintahan Prabowo lebih banyak mengakomodasi kepentingan Jokowi

“Banyak wajah lama yang memang orang-orang Jokowi kembali menduduki Kabinet Prabowo-Gibran. Jadi dengan komposisi kabinet saat ini kian menguatkan bahwa investasi politik Jokowi pada Pilpres 2024 lalu cukup besar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kasad: Gugurnya Prajurit di Nduga Bukti Kebiadaban Separatis

“Wajar saja jika kabinet saat ini lebih cenderung politik balas budi,” tambahnya.

Padahal publik dan pelaku pasar menanti jajaran kabinet yang dapat memberi harapan kepada pertumbuhan iklim ekonomi maupun politik yang lebih baik.

“Namun jika melihat komposisi Kabinet Prabowo-Gibran, masyarakat tak banyak berharap. Artinya ini sama dengan pemerintahan sebelumnya,” ucap mantan aktivis 98 ini.

Namun, Fatah berharap pemerintahan Prabowo-Gibran dapat memperbaiki kondisi bangsa ini agar lebih baik, meski sangat kecil ada perubahannya.

“Saya ucapkan selamat atas dilantiknya Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI masa bakti 2024-2029, semoga sukses selalu,” pungkasnya. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG
KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo
Bank Jakarta Siapkan Empat Strategi Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Terkoneksi
Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi
Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?
Bawa Sejumlah Bukti, Korban Penipuan Hanania Travel Datangi Kantor BPKN RI
Eks Kepala BGN dan Wakilnya Resmi Tersangka, Begini Tanggapan Praktisi Hukum
Beri Delapan Catatan Penting dalam Tata Kelola MBG, BPKN Dukung Kepala BGN Baru
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:14 WIB

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:01 WIB

KPK Ditantang Ungkap Pemain Besar Dalam Kasus Suap PT Blueray Cargo

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:33 WIB

Kisah Djaka Budi Utama, Dirjen Bea Cukai Lulusan Terbaik Kopassus Berani Bongkar Gurita Korupsi

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:24 WIB

Yayasan dan Mitra yang Berafiliasi dengan Mantan Kepala BGN Bakal Diperiksa Kejagung?

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:38 WIB

Bawa Sejumlah Bukti, Korban Penipuan Hanania Travel Datangi Kantor BPKN RI

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB