5 Kabupaten Termiskin Ini Ternyata Jadi Lumbung Suara PDIP di Jawa Tengah

- Editor

Senin, 9 Juni 2025 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta kemiskinan di Jawa Tengah (Ist)

Peta kemiskinan di Jawa Tengah (Ist)

SEMARANG, Mediakarya – Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2024;mencatat bahwa angka kemiskinan di Jawa Tengah mencapai 10,47%.

Meski Pemerintah Provinsi Jateng mengklaim adanya penurunan, namun tingkat kemiskinan di wilayah tersebut masih menjadi tentangan besar bagi kepala daerah yang baru.

Ironisnya, provinsi yang disebut-sebut sebagai lumbung suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pada Pemilu 2024 lalu dan yang diklaim sebagai partai wong cilik, namun faktanya partai tersebut dinilai kurang memperjuangkan nasib wong cilik.

Hal tersebut terungkap berdasarkan catatan BPS yang terupdate di tahun 2025 ini. Di mana ada 5 Kabupaten yang tergolong masih banyak penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan.

Melansir laman radarkudus, berikut adalah lima kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data terbaru BPS Jawa Tengah:

1. Kabupaten Kebumen – 15,71%

Kebumen menempati posisi teratas dengan tingkat kemiskinan sebesar 15,71% pada tahun 2024, setara dengan sekitar 187.950 jiwa.

Meskipun terjadi penurunan dari tahun sebelumnya, angka ini masih menunjukkan tantangan besar dalam pembangunan ekonomi daerah.

2. Kabupaten Brebes – 15,60%

Brebes berada di posisi kedua dengan tingkat kemiskinan sebesar 15,60%, setara dengan 283.280 jiwa.

Angka ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, namun masih menunjukkan perlunya upaya lebih lanjut dalam pengentasan kemiskinan.

3. Kabupaten Wonosobo – 15,28%

Wonosobo mencatat tingkat kemiskinan sebesar 15,28%, setara dengan 121.490 jiwa.

Meskipun mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya, angka ini masih menunjukkan perlunya perhatian khusus dalam pembangunan sosial dan ekonomi.

Baca Juga:  BPIP: Pembumian Pancasila Jadi Tantangan Bagi Segenap Bangsa Indonesia

4. Kabupaten Pemalang – 14,92%

Pemalang memiliki tingkat kemiskinan sebesar 14,92%, dengan jumlah penduduk miskin mencapai 194.200 jiwa.

Angka ini menunjukkan perlunya strategi pembangunan yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

5. Banjarnegara 14,71%,

Kabupaten Pemalang mencatat tingkat kemiskinan sebesar 14,71%, dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 137.680 jiwa.

Meskipun mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, angka ini masih menunjukkan tantangan dalam pembangunan daerah.

Kebumen Jadi Kabupaten Termiskin, Bupatinya Terkaya di Jateng

Menariknya, Kabupaten Kebumen yang menempati posisi teratas sebagai kabupaten termiskin di Jawa Tengah dipimpin oleh Bupati Lilis Nuryani, yang tercatat sebagai bupati terkaya di provinsi ini.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025, total kekayaan Lilis Nuryani mencapai Rp138,2 miliar.

Lilis Nuryani, yang dilantik pada 20 Februari 2025, berkomitmen untuk mengentaskan kemiskinan di Kebumen melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pembangunan infrastruktur yang merata.

Situasi ini mencerminkan ironi dalam kepemimpinan daerah, di mana seorang bupati dengan kekayaan pribadi yang besar memimpin kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi.

Diharapkan, dengan sumber daya dan komitmen yang dimiliki, Bupati Lilis Nuryani dapat membawa perubahan positif dan signifikan bagi masyarakat Kebumen.

Upaya pengentasan kemiskinan memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta.

Dengan strategi yang tepat dan pelaksanaan program yang efektif, diharapkan angka kemiskinan di kabupaten-kabupaten tersebut dapat terus menurun, meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas
Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik
Guru PPPK Hanya Masuk Sekali Sebulan, PBM di SDN Hilinifaoso Nyaris Lumpuh
Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT
BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya
4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing
IPPS Indonesia: Masyarakat Jabar Butuh Lapangan Kerja Bukan Kepala Daerah Penuh Citra
Sambut HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Nias Selatan Gelar Open Turnamen Tenis Meja Ganda Putra

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Guru PPPK Hanya Masuk Sekali Sebulan, PBM di SDN Hilinifaoso Nyaris Lumpuh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:46 WIB

BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya

Berita Terbaru