Ketua DPR Harap PMII terus Bertransformasi untuk Bangun Peradaban

- Editor

Senin, 18 April 2022 - 00:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI Puan Maharani

Ketua DPR RI Puan Maharani

JAKARTA, Mediakarya – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Harlah Ke-62 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menjadi momentum bagi organisasi tersebut untuk bertransformasi guna membangun peradaban.

“PMII sebagai organisasi mahasiswa harus bisa terus bertransformasi untuk membangun peradaban,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Dia mengucapkan selamat Harlah Ke-62 PMII dan berharap umur yang semakin matang menjadikan salah satu organisasi mahasiswa Islam tertua di Indonesia itu bisa terus membawa kemajuan bagi Indonesia.

Puan menegaskan bahwa peran para kaum muda termasuk para mahasiswa memang sangat dibutuhkan untuk membawa Indonesia ke arah lebih baik.

“Karena itu para mahasiswa tidak boleh hanya bersikap pasif, tapi harus turut aktif berkontribusi dalam membantu membangun bangsa ini di berbagai bidang,” ujarnya, dikutip dari antara.

Dia mengimbau mahasiswa yang tergabung dalam PMII terus berkontribusi menjaga persatuan dan kebinekaan Indonesia sehingga jangan sampai perbedaan yang ada justru membuat Indonesia terpecah belah.

Baca Juga:  Ketua DPR Akan Bicara Soal Keadilan Vaksin di Pertemuan WCSP

Hal itu, menurut dia, sesuai Pidato Presiden Pertama RI Soekarno dalam Kongres Pertama PMII di Surabaya.

Puan mengutip Pidato Bung Karno, yaitu “Di kongres pertama kali Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, saya menyataken bahwa NKRI adalah harga mati, kalimat dari Sabang sampai Merauke di dalamnya terdapat semangat jiwa yang bersatu padu dalam Sangsaka Merah Putih”.

Berdirinya PMII pada 17 April 1960 tidak terlepas dari peran Presiden Pertama RI Soekarno yang meminta Nahdlatul Ulama (NU) mendirikan organisasi mahasiswa. Bahkan Sang Proklamator sekaligus Presiden Pertama RI itu turut hadir dalam Muktamar I PMII pada 1961.

Setengah abad kemudian atau pada 2017, Puan hadir di Kongres XIX PMII di Palu, Sulawesi Tengah. Puan yang saat itu menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) mendampingi Presiden Jokowi membuka kongres itu.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB