Mentan Percepat Distribusi Vaksin PMK dari Prancis Sebelum Idul Adha

- Editor

Selasa, 14 Juni 2022 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berupaya mempercepat distribusi vaksin penyakit mulut dan kuku pada ternak yang diimpor dari Prancis ke wilayah dengan sebaran penyakit terbanyak.

“Kami usahakan lebih cepat lebih bagus. (Ternak) yang terkena kan ratusan ribu. Oleh karea itu kami fokus di daerah itu. Yang memang ‘suspect’ sakit kurang lebih ada 70 ribu. Berarti itu yang didahulukan,” kata Mentan Syahrul saat ditemui di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa.

Mentan menjelaskan bahwa Kementan sudah mempersiapkan setidaknya 1,7 juta ekor ternak dari daerah-daerah dengan zona hijau PMK yang menjadi pasokan untuk kebutuhan ternak saat Idul Adha.

Sementara itu penanganan hewan ternak pada daerah dengan status zona merah, Kementan memastikan tidak ada hewan hidup yang bisa didistribusikan keluar, atau harus dipotong di rumah pemotongan hewan.

Kementan akan mendatangkan secara bertahap total 3 juta dosis vaksin PMK, dengan tahap pertama sebanyak 800 ribu dosis yang segera didistribusikan.

Baca Juga:  KPU Sebut Hingga Hari Keenam Tahapan Ada 13 Parpol yang Mendaftar

Pada Selasa ini, vaksin PMK didistribusikan ke wilayah Jawa Timur dengan menggunakan “cool box” untuk menjaga kualitas dan efektivitas vaksin di daerah tujuan.

“Kita butuh vaksin tentu saja lebih besar dari apa yang ada. Harus bisa kita hentikan minimal 80 persen ke atas dan itu dua kali intervensi,” kata Mentan, dilansir dari antara.

Berdasarkan keterangan resmi Kementan, 800 ribu dosis akan tiba dalam tiga hari ke depan. Nantinya, vaksin ini akan disuntikkan pada hewan sehat yang belum terkena PMK, namun berada di wilayah zona merah atau tertular.

“Jadi nanti secara bertahap akan disuntikkan pada hewan ternak di sumber pembibitan ternak, sapi perah milik Rakyat dan koperasi Susu, serta ternak sapi potong di daerah berisiko tinggi. Kami sudah susun prioritas vaksinasi berdasarkan faktor risikonya,” kata Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun
Tag :

Berita Terbaru

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary

Megapolitan

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:22 WIB

PAM JAYA membawa pengalaman pengelolaan air Jakarta ke forum global PBB di New York, membahas investasi, infrastruktur, water cooling, dan keberlanjutan. (Foto: Ist)

DKI

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:53 WIB

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB

Headline

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:38 WIB

hukum PT BBM Idrus Mony, (Foto: Istimewa)

Hukum

Kuasa Hukum BBM Desak Penyidik Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Berca Schindler Lifts

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:45 WIB