Surat Terbuka Untuk Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto

- Editor

Sabtu, 6 September 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Provokator Dalang Kerugian Negara”

Diawali adanya oknum Pejabat Publik Anggota DPR RI yang berkata kasar mengatakan Rakyat Tolol, serta joged-joged menyambut ketuk palu penambahan tunjangan ini itu, akhirnya membuat murka rakyat turun ke jalan menuntut keadilan.

Rakyat tidak salah dalam bersuara lantang saat itu, hingga harus dibayar mahal oleh para pejabat publik yang terpampang alamat rumahnya distroni, dengan rasa takut kabur keluar negeri.

Dengan banyaknya korban luka-luka ringan maupun berat, hingga ada yang meregang nyawa, itu adalah sesuatu hal yang tidak kita inginkan bersama. Bahwa kita sekalipun yang sehat saat ini tidak tau waktunya kapan akan pergi, karena “Nyawa adalah misteri ilahi”.

Mari kita bersama-sama menyelamatkan Negara kita yang tercinta ini, dari rakusnya para koruptor, dan antek-antek asing berkedok provokator, membuat rusuh dengan menyebabkan kerugian negara menghancurkan harkat martabat kita semua.

Baca Juga:  MK Tunda Sidang Hingga 20 Februari Akibat Lonjakan COVID-19

Dalang Koruptor ada di negeri tetangga, bersembunyi dibawah ketiak segelintir manusia biasa. Provokator sudah ditangkap polda metro jaya, dengan harapan bebas tertawa lepas berhasil membuat rusuh Jakarta dan sekitarnya.

Bapak Presiden Prabowo Subianto yang kami cintai dan banggakan. Kiranya Bapak mau mengembalikan harkat dan martabat anggota Polri sebanyak tujuh orang yang telah dipecat dengan tidak hormat pasal kode etik.

Karena saya meyakini semua anggota polri di seluruh nusantara Indonesia, akan melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban dalam situasi apapun. Untuk itu kembalikan lah mereka ke baraknya untuk menuntaskan sumpahnya sebagai anggota polisi yang cinta damai.

Salam sehat selalu Bapak Presiden.

Hormat saya

Amos Hutauruk, Ketum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Karhutla Kian Meluas, Legislator Ini Sebut Kalimantan Seperti setengah ‘Neraka’
RUU Penyiaran Diharapkan Tidak Batasi Kreativitas Para Kreator Digital
Muktamar NU ke-35 Jombang: Refleksi, Muhasabah, dan Dinamika NU Menyongsong Abad Kedua
IPPS Indonesia: Masyarakat Jabar Butuh Lapangan Kerja Bukan Kepala Daerah Penuh Citra
Sambut HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Nias Selatan Gelar Open Turnamen Tenis Meja Ganda Putra
Komjen Asep Edi Suheri Dinilai Figur Tepat untuk Gantikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kinerja Jeblok, Inilah Menteri-Menteri yang Direkomendasikan untuk Segera Dreshuffle
HUT RI Ke-81, Kemerdekaan Hanya Dinikmati Segelintir Orang

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Karhutla Kian Meluas, Legislator Ini Sebut Kalimantan Seperti setengah ‘Neraka’

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:22 WIB

RUU Penyiaran Diharapkan Tidak Batasi Kreativitas Para Kreator Digital

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Muktamar NU ke-35 Jombang: Refleksi, Muhasabah, dan Dinamika NU Menyongsong Abad Kedua

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:19 WIB

Sambut HUT ke-25 Partai Demokrat, DPC Nias Selatan Gelar Open Turnamen Tenis Meja Ganda Putra

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Komjen Asep Edi Suheri Dinilai Figur Tepat untuk Gantikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Berita Terbaru