Viral! Data Aplikasi eHac Bocor, Ini Kata Kemenkes

- Editor

Rabu, 1 September 2021 - 03:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Media sosial dihebohkan dengan kabar bahwa aplikasi Indonesia Health Alert Card (eHAC) diduga mengalami kebocoran data. Tentunya kondisi ini sangat berbahaya sebab berisi jutaan data pribadi masyarakat Indonesia. 

Menjawab hal tersebut Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan, dr. Anas Ma’ruf. MKM, mengatakan bahwa informasi kebocoran data yang beredar saat ini terjadi pada aplikasi eHAC yang lama. Menurutnya aplikasi tersebut memang sudah tidak digunakan lagi sejak 2 Juli 2021. 

“eHAC sudah tidak digunakan lagi sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Kesehatan No HK.02.01 tentang digitalisasi dokumen kesehatan bagi pengguna transportasi udara yang terintegrasi dengan PeduliLindungi,” terang dr. Ma’ruf, dalam sesi jumpa pers secara daring di chanel YouTube Kemenkes, Selasa (31/8/2021). 

Lebih lanjut, ia menjelaskan sejak 2 juni 2021 pemerintah mulai menggunakan aplikasi PeduliLindungi, dimana eHAC sudah terintegrasi dan berada di dalamnya. Sistem yang ada di PeduliLindungi (eHAC) yang baru berbeda dengan sistem eHAC yang lama. 

“Infrastrukturnya berbeda, sebab ada di tempat yang lain. Perlu diingat, dugaan kebocoran ini tidak terkait dengan aplikasi eHAC yang ada di PeduliLindungi. Saat ini pemerintah sedang melakukan investigasi lebih lanjut tentang diugaan kebocoran data ini,” tuntasnya.

Baca Juga:  Game Pokemon Unite Sudah Bisa Diunduh di Android dan iOS

Dia juga menjelaskan, bahwa dugaan kebocoran data yang ramai dibicarakan saat ini terjadi pada aplikasi eHAC yang lama. Aplikasi itu sendiri sudah dinonaktifkan dan tidak lagi digunakan sejak 2 Juli 2021 berdasarkan surat edaran Kemenkes. 

“Saat ini sedang dilakukan investigasi dan peninjauan lebih lanjut terkait dengan informasi dugaan kebocoran data ini. Kebocoran data pada eHAC yang lama ini, kemungkinan karena adanya dugaan kebocoran yang terjadi di pihak mitra,” terangnya.

Ia melanjutkan, dugaan kasus kebocoran data ini telah diketahui oleh pemerintah. Sehingga saat ini pemerintah sedang melakukan tindakan pencegahan serta melakukan upaya lebih lanjut dengan melibatkan Kominfo dan juga pihak berwajib sesuai dengan amanat peraturan pemerintah No71 tahun 2019 tentang penyelenggaraan sistem dan transaksi elektronik. 

“Sebagai langkah mitigas, maka eHAC yang lama sudah dinonaktifkan dan saat ini eHAC tetap dilakukan, tetapi berada di dalam aplikasi PeduliLindungi,” ucapnya.(HDS)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta
Punya Budget Campaign Rp10 Juta? Ini Strategi UKM Tingkatkan Penjualan Online
AI Smart Glasses Makin Diminati di Indonesia, Denka Pratama Dorong Adopsi Aman Lewat Sertifikasi dan Edukasi
Yonyou Network Indonesia Bagikan Strategi Lokalisasi ERP di DTI Series 2026
HIKSEMI Tawarkan Storage AI Berkecepatan 13.000 MB/s untuk Data Center dan Enterprise
itel POWER 80 Hadir untuk Pengguna Aktif, Tawarkan Baterai Jumbo dan Underwater Recording
TCL SQD-Mini LED Jadi Tren Baru TV Premium di Indonesia, Ini Keunggulannya
realme C100i Jadi Pilihan Anak Muda Aktif dengan Baterai 7000mAh

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:17 WIB

Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Punya Budget Campaign Rp10 Juta? Ini Strategi UKM Tingkatkan Penjualan Online

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:31 WIB

AI Smart Glasses Makin Diminati di Indonesia, Denka Pratama Dorong Adopsi Aman Lewat Sertifikasi dan Edukasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Yonyou Network Indonesia Bagikan Strategi Lokalisasi ERP di DTI Series 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:35 WIB

HIKSEMI Tawarkan Storage AI Berkecepatan 13.000 MB/s untuk Data Center dan Enterprise

Berita Terbaru

Kantor Bupati Bekasi, Cikarang Pusat.

Megapolitan

Pemkab Bekasi Butuh Figur Pemimpin Cerdas dan Visioner

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:30 WIB

Pesawat Caspian Airlines

Internasional

Pesawat Iran Disita Turki Diminta Bayar Hutang 60 Miliar Rupiah

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:05 WIB