Yonyou Network Indonesia Bagikan Strategi Lokalisasi ERP di DTI Series 2026

- Editor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yonyou Network Indonesia membagikan pengalaman lokalisasi ERP di DTI Series 2026. (Foto: Hab)

Yonyou Network Indonesia membagikan pengalaman lokalisasi ERP di DTI Series 2026. (Foto: Hab)

JAKARTA, Mediakarya – Di tengah percepatan transformasi digital, banyak perusahaan di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan proses bisnis karena bergantung pada sistem administrasi manual. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penghambat efisiensi operasional dan pengambilan keputusan berbasis data.

Hal itu disampaikan PT Yonyou Network Indonesia saat berpartisipasi dalam Digital Transformation Indonesia (DTI) Series 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Sebagai perusahaan penyedia solusi Enterprise Resource Planning (ERP) yang mulai beroperasi di Indonesia sejak 2023, Yonyou membagikan pengalamannya dalam mengembangkan sistem ERP yang disesuaikan dengan kebutuhan dan regulasi di Indonesia.

HR Consultant PT Yonyou Network Indonesia, Vania Caroline, mengatakan masih banyak perusahaan yang menjalankan proses administrasi menggunakan dokumen fisik. Akibatnya, data antarbagian belum terintegrasi sehingga proses bisnis menjadi lebih lambat dan kurang efisien.

“Banyak perusahaan yang masih menggunakan dokumentasi manual sehingga data antar departemen belum saling terhubung. Sistem yang terintegrasi diperlukan agar proses bisnis dapat berjalan lebih efisien,” ujar Vania.

Menurutnya, implementasi ERP memungkinkan seluruh fungsi bisnis—mulai dari keuangan, sumber daya manusia, produksi, hingga rantai pasok—terhubung dalam satu sistem. Integrasi tersebut membantu perusahaan memperoleh data secara real time, mempercepat proses pengambilan keputusan, sekaligus meningkatkan produktivitas.

Vania menjelaskan, salah satu keunggulan solusi yang ditawarkan Yonyou adalah proses lokalisasi sistem. Meskipun dikembangkan oleh perusahaan asal China, ERP yang digunakan di Indonesia telah disesuaikan dengan berbagai regulasi nasional.

Penyesuaian tersebut mencakup modul perpajakan, termasuk penerapan Tarif Efektif Rata-rata (TER) dalam perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) karyawan, sehingga perusahaan dapat menjalankan proses administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Mendagri Apresiasi Kalsel Kendalikan Inflasi di Bawah Angka Nasional

Selain aspek regulasi, Yonyou juga memperhatikan kesiapan infrastruktur. Untuk layanan ERP di Indonesia, perusahaan menempatkan pusat data di dalam negeri guna memenuhi kebutuhan operasional pelanggan. Sementara itu, layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) didukung oleh infrastruktur data center regional yang berada di Singapura dan China.

Saat ini, solusi ERP Yonyou telah diimplementasikan oleh berbagai perusahaan dari sektor manufaktur, makanan dan minuman, otomotif, perkebunan, hingga restoran. Beberapa di antaranya adalah Orang Tua Group, Aice, BYD, dan Haidilao.

Selain menawarkan solusi ERP, Yonyou Network Indonesia juga aktif mendorong peningkatan literasi digital melalui berbagai seminar dan forum diskusi. Salah satunya adalah kegiatan edukasi mengenai pengelolaan sumber daya manusia bagi perusahaan-perusahaan asal China yang beroperasi di Indonesia.

Ke depan, perusahaan berencana memperluas program edukasi tersebut melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, asosiasi bisnis, dan komunitas industri agar semakin banyak perusahaan memahami manfaat digitalisasi dalam meningkatkan daya saing.

“Kami ingin terus mengikuti perkembangan pasar Indonesia sekaligus memperluas edukasi mengenai pentingnya digitalisasi di berbagai sektor industri,” kata Vania.

Melalui pendekatan tersebut, Yonyou Network Indonesia berharap dapat mendukung lebih banyak perusahaan dalam mengakselerasi transformasi digital. Dengan sistem ERP yang telah terlokalisasi dan terintegrasi, perusahaan tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga lebih siap menghadapi dinamika bisnis yang semakin terdigitalisasi. (Hab)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi
Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta
Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh
Perkuat Perlindungan Wisatawan dan Pariwisata Nasional, BPKN Dukung Asuransi Wajib Turis Asing
Dugaan Keterlibatan Misbakhun dan Kerugian Triliunan Rupiah dari Peredaran Rokok Ilegal
DPR Dukung Pelarangan Penggunaan Minuman Mengandung Susu dalam Menu MBG
Kontroversi Purbaya vs Pramono Soal Obligasi Daerah, Begini Kata Ekonom Senior INDEF
Belanja MY BABY Bisa Dapat Mobil, Ini Cara Ikut Pesta Hadiah 2026

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:06 WIB

BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi

Kamis, 17 September 2026 - 23:17 WIB

Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta

Kamis, 17 September 2026 - 18:07 WIB

Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh

Rabu, 16 September 2026 - 13:59 WIB

Perkuat Perlindungan Wisatawan dan Pariwisata Nasional, BPKN Dukung Asuransi Wajib Turis Asing

Senin, 14 September 2026 - 07:59 WIB

Dugaan Keterlibatan Misbakhun dan Kerugian Triliunan Rupiah dari Peredaran Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Departemen

Terobosan Baru! FIA UI–BEI Bangun Ekosistem Investasi di Kampus

Minggu, 20 Sep 2026 - 09:33 WIB