Hasil Survei Etos Indonesia, Publik Mengaku Puas Dengan Kinerja Polda Sumut

- Penulis

Sabtu, 10 Desember 2022 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kinerja Polda Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dinilai cukup sukses membawa institusi Polri kembali mendapat respon positif dari masyarakat. Hal tersebut berdasarkan hasil survei Etos Indonesia Institute yang digelar di salah satu Kafe di Jakarta Pusat pada Jumat (9/12/2022), kemarin.

Direktur Eksekutif Etos Indonesia Institute Iskandarsyah memaparkan, bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian di wilayah hukum Polda Sumatera Utara 87 Persen. Hasilnya masyarakat puas dengan kinerja kepolisian, sementara 11 persen merasa tidak puas, dan sisanya tidak menjawab. Survei dilakukan dengan melibatkan 2000 responden yang tersebar di 25 kabupaten/kota di Sumut.

Iskandarsyah mengatakan, kepuasan publik terhadap jajaran kepolisian di Sumut dipicu oleh kinerja Humas yang dianggap maksimal. Kemudian disusul dengan kinerja Propam yang makin meningkat, dan ketiga kinerja cepat Direktorat Kriminal Khusus (Krimsus).

“Survei ini juga mengangkat peran para pimpinan-pimpinan Polri di wilayah Hukum Polda Sumatera Utara dari level Kapolda, Kapolres dan Kapolsek. Di mana tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri di wilayah hukum Polda Sumut setidaknya dapat menjadi trigger bagi institusi Korps Bhayangkara secara nasional,” ujar Iskandar.

Iskandar mengungkapkan, sebelumnya ada beberapa variabel terkait menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Di antaranya adalah peristiwa yang tengah  ramai diperbincangkan adalah  kasus tindak pidana yang melibatkan perwira tinggi di Korps Bhayangkara tersebut.

“Di antaranya, kasus hukum yang masih hangat dan segar di ingatan masyarakat terkait dengan kasus pembunuhan Brigadir Joshua Hutabarat yang diduga diotaki oleh mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo,” ungkap Iskandar.

Baca Juga:  Etos Menduga Ada Politik Sandera di Balik Penahanan Mantan Wali Kota Bekasi

Belum juga ada putusan hukum terkait kasus pembunuhan yang melibatkan perwira tinggi, kasus tindak pidana kembali mencuat dan kembali menyeret  anggota polri bintang dua yakni mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Tedy Minahasa yang diduga terlibat dalam kasus tindak pidana penjualan barang bukti narkoba.

Belum juga hilang di masyarakat terkait keterlibatan dua Pati Polri dalam kasus tindak pidana, publik kembali dikagetkan dengan “nyanyian” Ismail Bolong yang mengungkap telah menyetorkan uang miliaran rupiah kepada salah satu pejabat utama di lingkup Mabes Polri terkait dengan “jatah” dari pengusaha tambang ilegal.

Meski Ismail Bolong telah mengklarifikasi terkait dengan pernyataannya yang menyeret nama Kabareskrim, namun opini di masyarakat sudah terlanjur tersiar bahwa kondisi Polri saat ini sudah pada titik nadir.

“Dengan kinerja yang ditunjukkan oleh Kapolda Sumut setidaknya dapat memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri khususnya di Sumut,” katanya.

Alasan kenapa dirinya melakukan survei  terlebih dahulu di Polda Sumut, Iskandar berpandangan bahwa angka kriminal di Polda Sumut tergolong tinggi. “Namun berkat ketegasan Kapolda dalam rangka penegakkan hukum di Polda Sumut sehingga angka kriminal di sana dapat ditekan dengan baik,” tegasnya.

Seperti diketahui, selain Etos Indonesia, secara bersamaan Lembaga Survei Mahasiswa Indonesia (LSMI) juga menggelar rillis terkait hasil survei tingkat kepercayaan publik terhadap Polda Sumut. Di mana hasilnya di antara keduanya hampir sama. Publik menyatakan puas dengan kinerja Polda Sumut.  (Hb)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Konsolidasi BUMN Gula dan Jerit Petani Tebu
IPW: Kewenangan Polri Harus Diimbangi dengan Pengawasan Eksternal
Wakil Ketua DPD RI Apresiasi MBG Diprioritaskan ke Daerah 3T
Penanganan Kasus Bea Cukai Jadi Sorotan, Transparansi Dinilai Kunci Jaga Kepercayaan Publik
Program MBG Cacat dari Lahir, Etos Desak Kejagung Periksa Seluruh Yayasan dan Pemilik Dapur Kolektif
Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:20 WIB

Konsolidasi BUMN Gula dan Jerit Petani Tebu

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:46 WIB

IPW: Kewenangan Polri Harus Diimbangi dengan Pengawasan Eksternal

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:22 WIB

Wakil Ketua DPD RI Apresiasi MBG Diprioritaskan ke Daerah 3T

Kamis, 11 Juni 2026 - 04:09 WIB

Penanganan Kasus Bea Cukai Jadi Sorotan, Transparansi Dinilai Kunci Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Berita Terbaru

Khudori, Analis Ekonomi

Ekonomi & Bisnis

Konsolidasi BUMN Gula dan Jerit Petani Tebu

Kamis, 11 Jun 2026 - 10:20 WIB

Prof. Dr. Yudhie Haryono

Opini

Kisah Kasih di Sejarah Mutakhir Kita

Kamis, 11 Jun 2026 - 08:28 WIB

Tamsil dalam Diskusi Media Forum Jurnalis Merdeka bertajuk “Menata Ulang MBG: Selamat Datang Dapur Sekolah” di Jakarta, Rabu, (10/6/2026).

Headline

Wakil Ketua DPD RI Apresiasi MBG Diprioritaskan ke Daerah 3T

Kamis, 11 Jun 2026 - 08:22 WIB