Ketua Komisi I Dorong Anak Muda Bangun Konten Kreator yang Positif

- Editor

Sabtu, 4 Februari 2023 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meutya Hafid dalam webinar Ngobrol Bareng Leguslator bertajuk Konten Kreator: Seni Berkreasi di Era Digital, yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (4/2).

Meutya Hafid dalam webinar Ngobrol Bareng Leguslator bertajuk Konten Kreator: Seni Berkreasi di Era Digital, yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (4/2).

JAKARTA, Mediakarya – Konten Kreator sudah menjadi profesi yang tumbuh subur di Indonesia, seiring perkembangan dan daya jangkau teknologi digital yang semakin massif dan luas.

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menyambut positif, bahkan ikut mendorong agar anak-anak muda atau yang biasa disapa generasi milenial untuk masuk ke dalam ekosistem digital dan mengedepankan produk-produk kreatif.

“Anak-anak muda Indonesia harus menjadi generasi yang inovatif, adaptif, dan kolaboratif,” ujar Meutya Hafid dalam webinar Ngobrol Bareng Leguslator bertajuk Konten Kreator: Seni Berkreasi di Era Digital, yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (4/2).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menghadirkan pembicara Dirjen Aptika Kemenkominfo Semuel A Pangerapan, dan Konten Kreator, Anggi Wahyuda.

Meutya Hafid menyebut era industri 5.0 yang serba digital, Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang profesional, kompetitif dan kompeten.

Mengingat jumlah anak-anak muda yang sangat besar dan tersebar di seluruh Indonesia, keberadaan para generasi muda itu diharapkan dapat ikut berpartisipasi dalam pembangunan perekonomian khususnya sektor teknologi dan digital.

“Kami berharap anak-anak muda akan menjadi “new content creator” yang dapat menghasilkan karya dan produk kreatif digital yang berkualitas dan kompetitif agar mampu turut serta berperan aktif dalam ekosistem digital,” ujarnya.

Politisi perempuan Partai Golkar itu menyebut profesi konten kreator menjadi peluang baru bagi dunia industri kreatif. Pasalnya, pertumbuhan industri konten kreatif sejalan dengan berkembangnya sektor ekonomi kreatif di Tanah Air saat ini.

Baca Juga:  Airlangga Minta DPD Golkar DIY Peroleh Dua Kursi DPR Pada Pemilu 2024

“Nilai pasar industri konten kreator di Indonesia bisa mencapai Rp4-7 triliun. Nilai ini akan terus meningkat dan mampu mencapai lima kali lipat pada tahun 2027,” papar Meutya.

Di tempat yang sama, konten kreator, Anggi Wahyuda menilai meskipun terdengar mudah, nyatanya menghasilkan konten berkualitas membutuhkan skill dan pengalaman.

Pentingnya peran content creator bahkan menjadikan banyak bisnis membuat divisinya sendiri yang terpisah dengan bagian lain.

“Konten yang dibuat dapat mendidik atau hanya sekadar menghibur. Namun, tetap harus menarik perhatian setiap audiens yang sebelumnya tidak tertarik dengan merekmu,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan mengatakan pesatnya peran teknologi semakin terpacu dengan adanya pandemi Covid-19 mendorong semua pihak untuk berinteraksi dan melakukan berbagai aktivitas di ruang digital.

“Kondisi ini menunjukkan kita berada di era percepatan transformasi digital,” kata Semuel.

Ia menilai pandemi Covid-19 telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas di berbagai lini kehidupan. Hal inilah yang mempertegas bahwa sedang terjadi era disrupsi teknologi. Oleh karena itu, pemerintah tengah menyiapkan SDM Indonesia dengan keterampilan digital yang sesuai untuk menghadapi perubahan ini. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju
Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total
Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum
Komisi III DPR Kebut RUU Perampasan Aset, Koruptor Mulai Ketar-Ketir
FAST Indonesia Synergy: Kolaborasi Antarkementrian dan Lembaga Jadi Kunci Tata Kelola Sistem Pertanahan Indonesia
PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira
Belum Sepekan, Pakuwon Mall Bongkar Kembali Padar Besi Setinggi 2 Meter
Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:55 WIB

FAST Indonesia Synergy: Kolaborasi Antarkementrian dan Lembaga Jadi Kunci Tata Kelola Sistem Pertanahan Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:38 WIB

PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira

Berita Terbaru