BNPT Gelar Camping Keberagaman di NTT Cegah Radikalisme di Sekolah

- Penulis

Rabu, 11 Oktober 2023 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, Mediakarya – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Nusa Tenggara Timur menggelar Camping keberagaman ‘berkolaborasi untuk damai beragama di sekolah’ dalam mencegah adanya paham radikal dan terorisme melalui kampanye damai beragama dan pembuatan video bahan ajar melalui FKPT NTT.

Kegiatan yang diikuti para guru TK hingga SMA/SMK di Kupang itu dibuka Kabag Hukum, Hubungan Masyarakat dan Teknologi Informasi BNPT, Kombes Pol Astuti Idris, di Asrama Haji Kupang seperti dalam keterangan yang diterima di Kupang, Rabu.

Ia menyebutkan bahwa Pancasila menjadi dasar negara yang tidak tergantikan.

Diingatkan bahwa terorisme dilatarbelakangi oleh motif ideologi berawal dari intoleransi menjadi radikal dan anti NKRI serta anti Pancasila.

Menurut dia NTT merupakan daerah yang hidup bertoleransi sangat tinggi, namun perkembangan teknologi saat ini berubah dari offline menjadi online sehingga sangat dibutuhkan peran keluarga untuk ikut mengontrol anak-anak.

“Lakukan berbagai intervensi untuk meniadakan terorisme karena upaya penanggulangan terorisme bukan hanya dilakukan aparatur tapi butuh kerja sama semua pihak. Kami berharap guru dan orang tua harus bisa mempengaruhi anak-anak untuk hidup bertoleransi sejak dini,” ujarnya di hadapan 50 peserta, dilansir dari antara.

Dia mengatakan guru memiliki peranan penting melakukan literasi media bagi para siswa di lembaga pendidikan sehingga BNPT mendorong simpul-simpul pendidikan menjadi agen perdamaian dan bisa melawan terorisme.

Baca Juga:  PKB Temanggung Undang Tokoh Terbaik Jadi Caleg Pemilu 2024

Ketua FKPT NTT, Yohanes Oktavianus, MM pada kesempatan tersebut menyebutkan bahwa guru sebagai pemegang kendali perlu untuk mengarahkan anak-anai agar tidak murtad dan tidak berkhianat pada pancasila.

Menurut dia salah satu upaya pencegahan dilakukan FKPT NTT adalah dengan camping keberagaman yang merupakan metode dan model pendidikan keberagaman karena agama rawan pada radikalisme sehingga perlu pencegahan.

Menurut dia di wilayah NTT masih relatif aman tetapi jika tidak memproteksi diri maka sangat rawan dipengaruhi untuk itu anak-anak perlu dididik agar memiliki wawasan kebangsaan karena salah mendidik maka akan berdampak buruk.

“Camping sasarannya adalah sekolah sehingga hasilnya harus memberi dampak,” kata dia. (sm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Pakar Audit Ungkap Risiko Himbara dalam Kelola Rekening Dormant
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:57 WIB

Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB