Home / DKI

Kantor Gubernur DKI Kembali Digeruduk Massa Soal Pengelolaan Aset Ancol yang Bobrok

- Editor

Kamis, 12 Oktober 2023 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi unjukrasa KOPHI dan MAPAN didepan Kantor Gubernur DKI Jakarta.

Aksi unjukrasa KOPHI dan MAPAN didepan Kantor Gubernur DKI Jakarta.

 

JAKARTA,MediaKarya: Ratusan massa gabungan dari Konsorsium Penegakan Hukum Indonesia (KOPHI) dan Masyarakat Peduli Aset Negara (MAPAN) menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Oktober.

Mereka menuntut aparat penegak hukum dan Inspektorat Pemprov DKI Jakarta untuk lebih tegas mengawasi pengelolaan aset Ancol.

Selain itu, massa juga meminta Pemprov DKI dan badan pembinaan BUMD secara tegas segera memutuskan hubungan kerjasama dengan pihak perusahaan swasta yang bermasalah dan hanya membuat rugi BUMD DKI.

Para pendemo juga meminta Pemprov DKI Jakarta segera bentuk regulasi pengelolaan asset Ancol dengan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Mereka juga meminta badan pembinaan BUMD DKI dan PT PJA untuk ikut bertanggungjawab terkait pemulihan kerugian atas kesalahan pengelolaan asset Ancol yang telah merugikan keuangan daerah miliaran rupiah. Massa juga minta Pemprov DKI Jakarta mengusut tuntas dan evaluasi kembali swakelola asset Ancol.

Ketua Konsorsium Penegakan Hukum Indonesia (KOPHI), Rudy Marjono mengatakan, aksi unjukrasa kali ini merupakan kali kedua dari aksi sebelumnya.

Baca Juga:  Gelar XPORIA 2026, Bank Jakarta Bangun Ekosistem Ekonomi Terintegrasi Berbasis Kolaborasi

“Kami fokus ke permasalahan tata kelola Ancol yang hingga kini belum tuntas, terkait tidak diputuskannya kerja sama dengan pihak swasta. Nyatanya telah menimbulkan kerugian pendapatan daerah hingga miliaran rupiah,” kata Rudy kepada wartawan, Rabu, 11 Oktober.

Rudy menyebut, Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki nyali untuk memutus kontrak kerjasama BUMD dibawah naungannya dengan pihak swasta.

“Kami tidak ingin Pemprov DKI tidak ada keberanian mengambil keputusan melalui stakeholder untuk menyudahi kerjasama dengan pihak swasta. Faktanya selama ini perusahaan BUMD khususnya yang mengelola Ancol belum menjalankan good corporate Governance (GCG) secara profesional dan akuntabel,” katanya.

Rudy menegaskan, jika ini tidak segera diputus kontrak kerjasama dengan pihak swasta yang ikut mengelola Ancol, maka harus berapa miliar lagi kerugian yang nantinya dialami oleh Pemprov DKI?

Sementara itu, perwakilan dari Konsorsium Penegakan Hukum Indonesia (KOPHI) dan Masyarakat Peduli Aset Negara (MAPAN) juga telah mengajukan audiensi dan diterima oleh perwakilan Pemprov DKI Jakarta. Hasil audiensi tersebut, pihak BP BUMD berjanji berkoordinasi dengan pihak Jaya Ancol terkait tuntutan dari KOPHI dan MAPAN.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan
Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL
Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:05 WIB

PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD

Berita Terbaru

Opini

Di Bawah Payung Ortodoksi EkonomiĀ 

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:03 WIB