Rudenim Makassar Kawal Resttlement Tiga Pengungsi Luar Negeri

- Penulis

Rabu, 18 Oktober 2023 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, Mediakarya – Rumah Detensi Imigrasi Makassar (Rudenim) kembali melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap tiga warga negara asing (WNA) dari pengungsi luar negeri yang akan diberangkatkan ke negara ketiga.

Kepala Rudenim Makassar Alimuddin di Makassar, Rabu menjelaskan proses resettlement ini diawasi ketat secara profesional oleh petugas Rudenim Makassar.

“Kami berkomitmen untuk terus menjalankan tugas ini secara profesional dan mengupayakan keselamatan para pengungsi yang kami dampingi,” ujar Alimuddin.

Ketiga pengungsi tersebut yakni MJ (27), AS (52) berasal dari negara Afghanistan dan AM (40) asal Sudan. Ketiga WNA ini sebelumnya adalah pengungsi, yang sempat bermukim beberapa tahun di Makassar.

Dari ketiga pengungsi ini, dua WNA di antaranya menuju Kanada, dan satu lainnya diterbangkan ke New York, Amerika Serikat.

Baca Juga:  SAC Desak APH Awasi Penggunaan Anggaran di KPU Kabupaten Bekasi

“Pemberangkatan pengungsi ke negara ketiga bertujuan agar mereka dapat melanjutkan hidup yang lebih baik,” ujar Alimuddin.

Selama berstatus pengungsi di Indonesia, kata dia, ketiga WNA tersebut tidak diperbolehkan bekerja karena Indonesia tidak meratifikasi konvensi 1951.

“Itulah sehingga pengungsi luar negeri tidak diberikan hak bekerja, memiliki rumah dan pendidikan layaknya WNI,” ujarnya, dilansir dari antara.

MJ pengungsi asal Afghanistan mengaku sangat bersyukur karena mendapatkan giliran resettlement. Dia berharap kehidupan yang lebih layak dapat ia dapatkan di negara tujuan agar bisa melanjutkan impian dan cita-citanya.

Sejak awal tahun 2023, Rudenim Makassar telah berhasil melaksanakan pengawalan resettlement kepada 149 pengungsi. Setelah Agustus 2023 merupakan jumlah resettlement terbanyak. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

TP PKK Jakarta dan PAM JAYA Gratiskan Khitan untuk 2.000 Anak di Momen HUT Jakarta ke-499
Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem
Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit
Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional
Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD Sukabumi Disorot, Mahasiswa Pertanyakan Efisiensi Anggaran Rp1 Miliar
Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat, Yusuf Nache Hadiri Rakor Bersama Mensos
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Pemkab Nias Selatan Gelar Bimtek SIPD BMD untuk Benahi Penataan Aset Daerah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:44 WIB

TP PKK Jakarta dan PAM JAYA Gratiskan Khitan untuk 2.000 Anak di Momen HUT Jakarta ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:40 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02 WIB

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:48 WIB

Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat, Yusuf Nache Hadiri Rakor Bersama Mensos

Berita Terbaru

Adi Suparto: Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik

Headline

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB