Polmatrix: Kepuasan Publik Terhadap Jokowi Jelang Pilpres 81,8 Persen

- Editor

Rabu, 15 November 2023 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Lembaga Polmatrix Indonesia merilis hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo menjelang Pilpres 2024 mencapai 81,8 persen dari total responden, di mana 8,9 di antaranya merasa sangat puas.

Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, mengatakan tingginya angkat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi dan fakta bahwa putera sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menjadi cawapres turut berpengaruh pada dinamika politik Tanah Air menjelang Pilpres 2024.

“Kepuasan publik terhadap Jokowi yang sangat tinggi mencapai 81,8 persen menjadikan faktor Jokowi sangat berpengaruh dalam dinamika pilpres,” kata Dendik.

Kemudian, hasil survei itu menunjukkan 16,7 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kepemimpinan Jokowi, di mana 1 persen di antaranya merasa sangat tidak puas. Sementara itu, sisanya, sebanyak 1,5 persen menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Baca Juga:  KY Pecat Tiga Hakim Yang Memvonis Bebas Ronald Tannur

Dendik mengatakan apabila ditarik mundur, maka tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi bergerak di atas 75 persen sejak awal tahun 2023. Angka kepuasan responden terus menanjak naik hingga menembus sekitar 80 persen sejak bulan Mei 2023.

“Pergerakan naiknya kepuasan sejalan dengan makin kencangnya langkah cawe-cawe Jokowi dalam pilpres. Puncaknya, terjadi ketegangan antara Jokowi dengan elite PDI Perjuangan di seputar Ketua Umum Megawati yang mengkritik keras majunya putra sulung Jokowi ke arena pilpres,” ujar Dendik, dilansir dari antara.

Survei Polmatrix Indonesia dilakukan pada tanggal 1-7 November 2023 terhadap 2.000 responden yang mewakili 34 provinsi.

Metode survei dilakukan secara acak bertingkat (multistage random sampling) dengan batas kesalahan (margin of error) kurang lebih 2,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IPPS: Jangan Harap Kondisi Ekonomi dan Hukum Membaik Jika Menteri Warisan Joko Masih Bercokol di KMP
Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN
BPKN RI Siap Dampingi Konsumen Terdampak Karhutla, Termasuk Penumpang Penerbangan yang Dirugikan 
Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri
BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya
Karhutla Kian Meluas, Legislator Ini Sebut Kalimantan Seperti setengah ‘Neraka’
4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing
RUU Penyiaran Diharapkan Tidak Batasi Kreativitas Para Kreator Digital

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:08 WIB

IPPS: Jangan Harap Kondisi Ekonomi dan Hukum Membaik Jika Menteri Warisan Joko Masih Bercokol di KMP

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:46 WIB

BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Karhutla Kian Meluas, Legislator Ini Sebut Kalimantan Seperti setengah ‘Neraka’

Berita Terbaru

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Foto: dok.Mediakarya

Hukum

GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:55 WIB