Program Makan Siang Gratis Diprediksi Capai 82,9 Juta Penerima di 2029

- Editor

Senin, 4 Desember 2023 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Tim Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran, Budisatrio Djiwandono memperkirakan program makan siang gratis pasangan Prabowo-Gibran akan diterima 82,9 juta orang pada 2029, jika keduanya terpilih dan memulai program itu pada 2024.

“Dalam hitungan kami, target 82,9 juta penerima manfaat program ini baru bisa tercapai pada 2029. Jadi kami punya waktu untuk menyiapkan anggarannya, baik dari efisiensi, peningkatan penerimaan anggaran, ataupun sumber lainnya,” kata Budisatrio dalam siaran resmi TKN Prabowo-Gibran di Jakarta, Senin.

Untuk sumber pembiayaannya, Budisatrio mengatakan ada pos anggaran baru yang dialokasikan untuk program makan siang gratis tersebut. Dalam kesempatan yang sama, dia kembali membantah ada rencana mengalihkan pos anggaran program kesejahteraan yang sudah berjalan untuk program makan siang gratis.

“Jika Pak Prabowo terpilih pada 2024, tidak serta merta akan ada penganggaran yang besar pada tahun 2025. Semua akan dilakukan secara bertahap. Ada skala prioritas,” kata dia.

Baca Juga:  TNI-Polri Gelar Olahraga Bersama Peringati Hari Jadi Ke-75 Polwan

Budisatrio melanjutkan semua kebijakan pemerintahan sebelumnya yang bermanfaat bagi masyarakat kembali dilanjutkan oleh pasangan Prabowo-Gibran.

“Komitmen Prabowo-Gibran sebagai satu-satunya paslon yang mengusung keberlanjutan pembangunan sangat jelas. Semua kebijakan pemerintah yang sudah ada dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat; seperti KIP, KIS, Bansos, PKH, akan kita lanjutkan. Bahkan kedepannya ditambah lagi dengan Program Makan Siang Gratis,” ujar Budisatrio, dilansir dari  antara.

Di samping itu, Budisatrio menilai, program ini memiliki efek domino positif dalam sisi ekonomi karena pasokan untuk program ini berasal dari UMKM-UMKM setempat.

“Sementara gizi untuk ibu hamil dan anak berumur dibawah 1.000 hari akan meringankan beban dan kekhawatiran para Ibu terhadap kecukupan gizi anak yang mereka cintai. Ini baru manfaat langsung, sementara manfaat jangka panjangnya akan lebih banyak lagi,” kata Budisatrio. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB