Wamenkominfo Ajak Santri Turut Serta Hadirkan Pemilu Damai 2024

- Editor

Senin, 8 Januari 2024 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria mengajak santri Dayah Jeumala Amal untuk turut serta menghadirkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang damai dan aman.

Nezar berharap Dayah Jeumala Amal berperan aktif mencegah disinformasi politik dan mendukung kampanye anti hoaks.

“Edukasi sivitas akademik serta lingkungan sekitar dengan mencari informasi valid dari sumber kredibel, membantu edukasi kelompok yang sulit mengakses informasi, serta melakukan amplifikasi pesan Pemilu Damai 2024,” kata dia dalam rilis pers, Senin.

Hal itu disampaikannya dalam Seminar Literasi Digital HUT ke-36 Dayah Jeumala Amal yang berlangsung daring, Minggu (7/1).

Nezar menilai peningkatan literasi digital menjadi salah satu kunci untuk menghadirkan rangkaian Pemilu yang damai dan aman.

Dia mengatakan kemampuan berpikir kritis dan bijak dalam pemanfaatan teknologi makin dibutuhkan seluruh elemen masyarakat termasuk para santri dayah. Adapun dayah merupakan sebutan untuk pondok pesantren atau lembaga pendidikan agama Islam di Aceh.

Wamen Nezar mengajak seluruh elemen dayah mengambil peran dalam kampanye Pemilu Damai 2024.

“Dengan menggunakan media sosial maupun Internet secara cerdas dan bijak, khususnya dengan mengakses dan menyebar konten positif di ruang digital,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ilmuwan: Kebebasan Pers Hadapi Berbagai Tantangan di Era Digital

Menjelang Pemilu 2024 yang tersisa hanya sekitar satu bulan lagi, Wamenkominfo mengajak setiap warga menahan jempol dan jari kita ketika menerima suatu informasi.

“Pahami dulu dan pelajari, jika tidak bermanfaat atau bahkan bermuatan negatif, jangan disebarkan. Ayo bersama-sama kita tingkatkan literasi digital, sebagai kontribusi kita mewujudkan pemilu damai,” pungkas dia, dilansir dari antara.

Dalam kesempatan itu, Wamenkominfo turut mengapresiasi kontribusi Yayasan Teuku Laksamana Haji Ibrahim Dayah Jeumala Amal dalam dunia pendidikan Indonesia yang telah secara konsisten berkontribusi selama 36 tahun.

Dayah Jeumala Amal dinilai mampu mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang memiliki karakter unggul, cakap, dan mumpuni dalam memanfaatkan teknologi digital.

Oleh karena itu, Nezar berharap sivitas akademika Dayah Jeumala Amal dapat memanfaatkan secara optimal inisiatif literasi digital yang ada.

“Kami tentu terbuka dengan potensi kolaborasi peningkatan literasi digital masyarakat bersama Dayah Jeumala Amal. Kita dapat semakin memperkuat kemampuan masyarakat untuk dapat berpikir kritis serta memanfaatkan teknologi digital secara lebih positif,” pungkasnya.  (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB