Timnas AMIN Sebut Umpatan Prabowo Jauh dari Kepatutan

- Editor

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) menilai perkataan Prabowo Subianto yang dinilai menyinggung rivalnya saat debat beberapa waktu lalu jauh dari kepatutan, mengingat yang bersangkutan merupakan calon pemimpin bangsa.

“Kami melihat ketika penampilannya anti-klimaks saat debat, maka emosi saat debat dilupakan ketika berada di forum-forum dengan pendukungnya,” kata Juru Bicara (Jubir) Timnas AMIN, Billy David Nerotumilena, saat dihubungi melalui telepon di Jakarta, Jumat.

Menurut Billy, pernyataan Prabowo, yang dinilainya merupakan sebuah umpatan, jauh dari rasa kepatutan, apalagi yang bersangkutan selain menjadi capres juga merupakan tokoh publik dan ketua umum partai politik.

Oleh karena itu, dia menyayangkan perkataan kurang pantas dari Prabowo Subianto, apalagi itu dilakukan setelah debat.

“Sebagai tokoh publik, ketua parpol, dan capres; bahasa dan tutur kata yang disampaikan jauh dari rasa kepatutan,” imbuhnya.

Billy mengatakan ketika data yang disampaikan capres nomor urut 1 dan 3 saat Debat Ketiga Capres Pemilu 2024 dirasa keliru, maka seharusnya langsung ditanggapi pada forum debat tersebut dan bukan malah dibawa keluar forum.

“Kami ingin mengembalikan penilaian itu kepada masyarakat, karena masyarakat bisa menilai siapa yang sebenarnya punya masalah personal dan siapa pemimpin yang santun, berani menyampaikan kritik, pendapat ketika berada pada forum terbuka,” jelas Billy.

Baca Juga:  Timnas AMIN Arahkan Relawan Perketat Penjagaan TPS

Timnas AMIN sampai saat ini belum ada rencana untuk melaporkan pernyataan Prabowo itu ke pihak terkait, meskipun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah menyatakan ucapan Prabowo itu bisa masuk ranah pidana pemilu.
​​​​​​​
“Sampai hari ini, Timnas AMIN tidak ada rencana untuk melaporkan umpatan atau perkataan yang disampaikan oleh capres 02,” ujar Billy.

Respons Billy itu merujuk pada pernyataan capres Prabowo Subianto saat berkampanye di Pekanbaru, Riau, Selasa (9/1).

Saat itu, Prabowo mengatakan ada pihak yang menyinggung kepemilikan tanah miliknya. Menteri pertahanan itu pun mempertanyakan kapasitas kepintaran capres yang menyinggung masalah tersebut.

“Ada pula yang nyinggung-nyinggung punya tanah berapa, punya tanah ini. Dia pintar atau goblok sih? Dia mengerti nggak ada HGU, hak guna usaha, hak guna bangunan, hak pakai; itu tanah negara, Saudara,” kata Prabowo, dilansir dari antara.
​​​​​​​
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga peserta Pilpres 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.

Masa kampanye berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju
Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total
Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum
Komisi III DPR Kebut RUU Perampasan Aset, Koruptor Mulai Ketar-Ketir
FAST Indonesia Synergy: Kolaborasi Antarkementrian dan Lembaga Jadi Kunci Tata Kelola Sistem Pertanahan Indonesia
PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira
Belum Sepekan, Pakuwon Mall Bongkar Kembali Padar Besi Setinggi 2 Meter
Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:55 WIB

FAST Indonesia Synergy: Kolaborasi Antarkementrian dan Lembaga Jadi Kunci Tata Kelola Sistem Pertanahan Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:38 WIB

PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira

Berita Terbaru