Cak Imin Janji Benahi Sektor Perikanan Hulu-Hilir

- Penulis

Kamis, 25 Januari 2024 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULUNGAGUNG, JATIM, Mediakarya – Calon Wakil Presiden Abdul Muhaimin Iskandar berjanji akan membenahi sektor perikanan mulai hulu hingga hilir, termasuk dalam hal pemasaran agar nelayan maupun pembudidaya ikan air tawar lebih berdaya dan sejahtera.

Hal itu disampaikan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu saat bertemu seribuan pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Tulungagug, Jawa Timur, Kamis.

“Insya Allah, kalau kita terpilih hilir hulunya dari titik produksi sampai ke konsumennya itu akan kita jaga betul supaya menguntungkan para pembudidaya ikan air tawar yang jumlahnya sangat besar (di Indonesia),” kata Cak Imin usai menandatangani kontrak politik dengan ratusan kelompok pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Tulungagung.

Kampanye cawapres pasangan Anis Rasyid Baswedan ini digelar di sentra budidaya ikan air tawar yang berlokasi di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.

Cak Imin yang datang ke lokasi sekitar pukul 10.30 WIB tampak disambut massa PKB dan pendukung pasangan Capres/Cawapres nomor urut 01.

Di atas panggung, Cak Imin tampak didampingi anggota DPR RI dari FKB, Anggia Erma Rini.

Pertemuan itu pun dimanfaatkan para pembudidaya ikan air tawar Kabupaten Tulungagung untuk menyampaikan sejumlah aspirasi berkaitan dengan berbagai persoalan yang mereka hadapi berkaitan dengan terus naiknya harga pakan, ketidakpastian purna jual ikan pascapanen, mutu produk pakan yang tidak stabil hingga kurangnya dukungan pemerintah dalam memasarkan produk ikan lokal.

“Kami menitipkan beberapa aspirasi yang pertama mendorong perlunya menekan biaya produksi. biaya terbesar dalam produksi ikan adalah pakan,” kata perwakilan pembudidaya ikan air tawar, Muklason.

Saat ini pembudidaya ikan air tawar Tulungagung mampu memproduksi sekitar 1.000 ton ikan per bulan. Ikan tersebut terdiri dari berbagai jenis, mulai dari patin, lele hingga berbagai jenis ikan hias.

Menurut dia, persoalannya kenaikan harga pakan tidak sebanding dengan kenaikan harga jual ikan ke pasaran.

Ia mencontohkan pada tahun 2012 harga pakan pada 2012 sekitar Rp220 per sak dan saat ini naik hingga Rp350 ribu/sak.

Tak hanya itu pihaknya juga mengeluhkan kualitas pakan ikan pabrikan yang mengalami penurunan kualitas.

Baca Juga:  LP3ES: Cak Imin Disorot Dalam Isu Perpanjangan Jabatan Kades

“Sedangkan harga ikan patin dulu Rp15 ribu sekarang Rp18 ribu per kilogram. Artinya hanya naik Rp3 ribu. Ini tentu tidak seimbang antara harga ikan dengan harga pakan,” ungkapnya, dilansir dari antara.

Menjawab keluhan para pembudidaya ikan air tawar tersebut Cak Imin, berkomitmen akan melakukan pembenahan sektor perikanan mulai hulu hingga hilir, sehingga kesejahteraan para pembudidaya bisa lebih terjamin.

Untuk meneguhkan komitmen tersebut Muhaimin sempat menandatangani pakta integritas dengan pembudidaya ikan.

Salah satu yang sempat diulas Cak Imin adalah peluang penyerapan pasar ikan air tawar dari pembudidaya lokal untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi jamaah haji asal Indonesia selama ibadah di Tanah Suci Makkah dan Madinah.

“Bagaimanapun, persoalan pemasaran ini kita (pemerintah) harus melirik pasar luar negeri, dan yang jelas-jelas ada di depan mata salah satunya (momentum ibadah) haji. Jamaah kita itu ada 250 ribu lebih tapi kan yang menikmati dari konsumsi para pengusaha bukan dari Indonesia. Kalau perlu nanti menteri agama saya rangkap, supaya haji yang besar juga menguntungkan pembudidaya,” katanya menjawab keluhan pembudidaya ikan air tawar di Tulungagung.

Ia pun berharap nantinya Menteri Agama memiliki nilai tawar yang tinggi atas besarnya jumlah jamaah haji Indonesia tersebut.

Dengan begitu, Kemenag bisa mengeluarkan kebijakan menggandeng pengusaha Indonesia untuk menyuplai kebutuhan konsumsi ikan untuk ratusan ribu jamaah haji asal Tanah Air, bahkan mancanegara, katanya.

Cak Imin atau Abdul Muhaimin Iskandar merupakan cawapres pasangan Rasyid Anis Baswedan. Pasangan yang diusung PKB, Nasdem dan PKS ini dalam Pilres 2024 mendapat nomor urut 01 sesuai undian yang dilaksanakan KPU RI.

Dua peserta Pilpres lain adalah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3. Masa kampanye berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Setelah masa kampanye, ada

masa tenang pada 11-13 Februari 2024. Kemudian, jadwal pemungutan suara Pemilu 2024 berlangsung serentak pada 14 Februari 2024. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Satgas Operasi Damai Cartenz Amankan Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya
Timbunan Tanah Kotori Jalan, Satpol PP Nias Selatan Berikan Teguran Keras
Dari Pra Bowo ke Paska Bowo
Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir
Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah
Camat Onolalu Fasilitasi Musyawarah BPC Bamuspernis
Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus
Polres Nias Selatan Masih Selidiki Pembakaran Base Camp PT GRUTI dan PT NAULI
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:53 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Amankan Terduga Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:29 WIB

Timbunan Tanah Kotori Jalan, Satpol PP Nias Selatan Berikan Teguran Keras

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:29 WIB

Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:14 WIB

Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Debt Collector Tak Bisa Lagi Teror Nasabah

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:59 WIB

Presiden Prabowo Subianto (Ist)

Headline

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB