Ricuh, Polda Malut Ingatkan Semua Pihak Jaga Keamanan saat Pleno KPU

- Editor

Selasa, 5 Maret 2024 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Mediakarya – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) mengingatkan semua pihak, khususnya para peserta Pemilu untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban, terutama saat rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Pemilu 2024.

“Imbauan itu disampaikan, karena masih terjadinya kericuhan di beberapa kabupaten dan kota di Malut pada saat menggelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara yang dilakukan oleh KPU beberapa waktu terakhir di masing – masing daerah,” kata Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Malut, Kombes Polisi Monang saat memantau jalannya rapat Pleno Rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU Provinsi Malut di hotel Sahid Ternate, Selasa.

KPU Malut sendiri telah menggelar rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Pemilu 2024 pada Selasa (05/03) sore.

“Untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan Pleno Rekapitulasi di tingkat Provinsi, maka Polda Malut mengerahkan sebanyak 130 personel yang mengamankan lokasi hotel,” ujarnya.

Selain itu, kata Karo Ops, Polda Malut juga menurunkan salah satu alat screening di pintu masuk hotel, sehingga bagi para tamu yang masuk ke acara Rapat Pleno Rekapitulasi harus diperiksa.

Baca Juga:  Ketua KNPI Andreas Minta Masyarakat Bijak Sikapi Soal Dugaan Bisnis PCR Dua Menteri

“Kami periksa barang bawaan mereka, sehingga bertujuan untuk memastikan para tamu undangan yang hadir mereka tidak membawa barang tajam ke dalam lokasi acara, agar dapat menjamin keamanan dan ketertiban selama Rapat Pleno Rekapitulasi berlangsung hingga 10 Maret mendatang,” ungkapnya.

Sebelumnya, aksi protes selama berjalan Rapat Pleno Rekapitulasi di tingkat kabupaten dan kota beberapa daerah terjadi ricuh.

Seperti, terlihat di Kota Ternate, beberapa waktu lalu, ada saksi yang memprotes kepada pihak penyelenggara Pemilu, sehingga terjadi adu mulut hingga baku pukul dan saksi parpol tersebut diamankan polisi.

Tidak hanya di Kota Ternate, Rapat Pleno Rekapitulasi juga terjadi di Kabupaten Halmahera Selatan, sejak dimulai pada 1 Maret 2024 lalu, aksi kericuhan terjadi selama berjalan rapat tersebut.

Bahkan, terjadi pada Selasa (5/3/2024) siang tadi sejumlah saksi parpol di Kabupaten Halmahera Selatan yang baku pukul dengan pihak penyelenggara, sehingga Rapat Pleno tersebut ditunda. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
80 Pelaku Ekonomi Kreatif Aceh Utara Didorong Naik Kelas Lewat Ruang Kreatif Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB