JAKARTA, Mediakarya – Meski lobi yang dilakukan PDIP di lapangan golf pada lintas fraksi untuk mendukung interpelasi mendapatkan penolakan. Penasehat Fraksi PDIP di Kebon Sirih, Rasyidi masih optimis hak bertanya dewan pada gubernur bisa dilaksanakan.
Apalagi, hal itu itu ditengah desakan kuat masyarakat yang menolak pelaksanaan balap mobil listrik formula E lewat aksi demonstrasi.
“Jika upaya Interpelasi tidak membuahkan dukungan dari fraksi lain. Saya kira, sesuai analisa pengamat. Fraksi yang menolak interpelasi akan mendapatkan sanksi moril di pileg mendatang,” ujar wakil Ketua Komisi C DPRD DKI itu.
Idealnya, 7 fraksi di DPRD DKI memiliki empati pada masyarakat yang berharap dana formula E itu bisa dimaksimalkan untuk penanganan covid 19 dan membantu ekonomi masyarakat di ibukota.
“Begitu kuatnya penolakan masyarakat pada pelaksanaan Formula E. Saat kami reses pun, masyarakat meminta agar PDIP bisa membatalkan balap mobil listrik tersebut,” papar Rasyidi.
Dikatakan Ketua Bamusi DKI itu, PDIP pun dalam mengusahakan interpelasi melaksanakan doa. Bahkan, politisi yang terpilih dari Jaktim itu, melaksanakan sholat tahajud, agar interpelasi berjalan lancar.
“Kita harapkan semakin cepat, semakin bagus. Dengan sholat tahajud, saya berharap pada Allah agar hati anggota fraksi lain ikut dan tergerak mendukung pelaksanaan hak interpelasi,” tutupnya. (Ian)

