Dikenal Banyak Bantu Masyarakat NTT, Fransiscus Go: Membangun Daerah Tak Harus Jadi Gubernur

- Penulis

Minggu, 5 Mei 2024 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Tokoh masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Fransiscus Go menegaskan, untuk membangun peradaban baru di sebuah daerah seperti NTT, tidak mesti menjadi Gubernur terlebih dahulu. Menurutnya, berkontribusi terhadap pembangunan NTT merupakan panggilan hatinya sebagai putra daerah.

Pengusaha yang akrab disapa Frans Go itu menyebutkan, dirinya hanya orang biasa yang terpanggil untuk memajukan NTT di berbagai bidang. Selama ini, Frans Go tercatat banyak berperan dalam menggerakkan perekonomian NTT diantaranya ikut andil membangun Lippo Plaza Kupang, Hypermart, Sekolah Lentera Harapan dan berbagai bisnis properti lainnya.

“Kalau untuk membangun NTT, tidak mesti menjadi Gubernur. Apa yang sudah dilakukan sejak dulu untuk menopang peningkatan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) NTT, sama sekali bukan atraksi politik, tetapi itu panggilan hati untuk tanah kelahiran,” ujar Frans Go saat dihubungi, Minggu (5/5/2024).

Lebih dari itu, kata Frans, bicara NTT yang masuk kategori daerah termiskin itu perlu keseriusan dan kecerdasan dari pemangku kebijakan dalam mengimplementasikan program pemerintah, diantaranya penggunaan APBD yang tepat sasaran. Bahkan, lanjutnya, butuh figur yang memiliki integritas untuk mengangkat NTT dari jurang kemiskinan.

“APBD yang dimiliki sudah seharusnya digunakan untuk program-program tepat sasaran. Bagaimana kualitas guru dan siswa semakin baik, fasilitas sekolah sampai perguruan tinggi semakin memadai, peningkatan infrastruktur sehingga menarik bagi investor lalu terbuka lapangan kerja secara luas. Maka kemiskinan bisa dikalahkan dengan kualitas pendidikan dan akhlak baik serta terbukanya lapangan kerja,” sebutnya.

Baca Juga:  Dinilai Mampu Tuntaskan Problem NTT, Fransiscus Go Dapat Dukungan Cagub dari Pemuda Kabupaten Alor

Frans pun membagikan pengalamannya bagaimana ia sejak dulu mendorong anak-anak muda NTT untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Saat ini, banyak anak-anak NTT yang ia sekolahkan di Jakarta dan Pulau Jawa, dengan harapan dapat memutus mata rantai kemiskinan.

Tidak hanya itu, di NTT pun sejak dulu Frans Go sering melaksanakan kegiatan sosial, mulai dari pembagian kebutuhan pangan, pelatihan skill, pemeriksaan kesehatan gratis, sekolah gratis dan sebagainya melalui yayasan yang ia dirikan, bernama Yayasan Felix Maria Go (YFMG).

Frans menegaskan, bicara soal Gubernur akan selalu terbentur dengan periodesasi kepemimpinan. Menurutnya, tradisi politik yang masih dianut mayoritas daerah adalah jika ganti pemimpin, ganti pula kebijakannya. Sementara, untuk membangun NTT perlu komitmen dan melakukan terobosan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Saya masuk di Komite Ekonomi Nasional dan saya mainnya di Indonesia Timur. Jadi sekali lagi saya sampaikan, tidak mesti menjadi gubernur untuk bangun NTT,” ungkap Frans. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jadi Juara Umum Pada Ajang Puteri Jabar 2026, Azizah Bikin Harum Nama Kota Bekasi
Antusias Wau Kembali Nakhodai DPC GMNI Nias Selatan Periode 2026–2028
Koalisi Masyarakat Kota Sukabumi Laporkan Dugaan Penistaan Agama hingga Manipulasi Data Kependudukan
Nache Pimpin Rapat Perdana Penyusunan Ranperda LP2B Nias Selatan Tahun 2026
Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga
Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata
Pengelolaan Superblock Betos Habis, Pemkot Bekasi Diminta Ambil Alih
Telah Siap Sambut Porprov Jabar 2026, Cabor Beladiri Jadi Salah Satu Andalan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:00 WIB

Jadi Juara Umum Pada Ajang Puteri Jabar 2026, Azizah Bikin Harum Nama Kota Bekasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:28 WIB

Antusias Wau Kembali Nakhodai DPC GMNI Nias Selatan Periode 2026–2028

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:58 WIB

Koalisi Masyarakat Kota Sukabumi Laporkan Dugaan Penistaan Agama hingga Manipulasi Data Kependudukan

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:50 WIB

Nache Pimpin Rapat Perdana Penyusunan Ranperda LP2B Nias Selatan Tahun 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:18 WIB

Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga

Berita Terbaru