PKS Ketularan Represif 

- Editor

Sabtu, 14 September 2024 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Ahmad Khozinudin

Ada pepatah lama yang mengatakan, burung akan terbang dengan yang sama bulunya. Adapula nasehat bijak yang mengatakan, agama seseorang itu bergantung pada temannya.

Maksudnya, lingkungan itu akan mempengaruhi habit. Karakter, akan terbentuk oleh lingkungan tempat berinteraksi. Orang yang jujur, akan bergaul dengan yang jujur, orang yang zalim juga akan sekolah dengan yang zalim.

Orang yang jujur, akan menjadi pendusta dan zalim, saat bergaul dengan pendusta dan ahli zalim. Kejujurannya akan tergerus oleh dusta dan kezaliman lingkungannya.

Baru saja, penulis mendapat rilis dari PUSHAMI terkait kasus yang menimpa arrahmah.id, via Aziz Yanuar. Rilis, yang menanggapi sikap PKS yang melaporkan arrahmah.id ke Polda Metro Jaya, hanya karena Arrahmah mengkritik PKS.

Namun, kritik itu dianggap PKS sebagai pencemaran. Ust Irwan S Awwas, menyatakan yang mengkritik sikap PKS mendukung Bobby Nasution di Pilkada Sumut setelah anti politik dinasti, itu banyak. Kritik itu juga sesuai fakta, kenapa PKS langsung main lapor polisi?

Aziz Yanuar, mempersoalkan kenapa PKS hanya melaporkan arrahmah? Akun FUFUFAFA sangat brutal menghina PKS, kenapa didiamkan? Apa karena sekarang PKS satu kolam dengan akun FUFUFAFA?

Baca Juga:  Agama Korupsi

Sikap PKS, sebelum gabung KIM Plus tidak sereaktif seperti saat ini. Tidak lopar-lapor polisi karena kritik. Bahkan, banyak tokoh yang terafiliasi PKS menjadi korban kriminalisasi. Ustadzah Kinkin, misalnya. Namun, pasca gabung KIM Plus, PKS berubah.

Mungkin saja, PKS merasa punya beking kekuasaan. Sehingga, laporannya diyakini akan diproses. Apalagi, laporan itu terkait dukungan PKS kepada Bobby Nasution, tentu dukungan kekuasan akan berpihak pada PKS.

Namun sayangnya, kekuasan itu limbung dan sebentar lagi jatuh. Sementara laporan PKS, justru akan menjauhkan umat dari PKS. Umat tidak akan sreg dengan partai yang anti kritik, apalagi ikut gaya represif, memanfaatkan instrumen hukum untuk membungkam kritik.

Pesan moral yang bisa diambil dari peristiwa ini, adalah penting bagi kita mencari teman dan lingkungan pergaulan. Jika teman dan pergaulan buruk, kita akan terbawa buruk.

Lingkungan PKS saat ini adalah kekuasan bersama KIM Plus. Beda, dengan saat dulu masih oposisi dan membersamai umat. Jadi, kemungkinan PKS menjadi represif karena salah pergaulan, ketularan represifme rezim Jokowi yang ditopang oleh partai KIM Plus.

Penulis: Sastrawan Politik

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Bukan Vonis Profesi, Tapi Teguran Bagi Jiwa yang Masih Menjajah
PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas
Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”
TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu 
Objektivitas Hakim Dipertaruhkan: Ujian Independensi di Balik Putusan Eksepsi dr Tifa
Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bukan Vonis Profesi, Tapi Teguran Bagi Jiwa yang Masih Menjajah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:58 WIB

PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:41 WIB

Menteri Transmigrasi Beri Pesan Khusus untuk Azka: “Zero Poverty, Belajarlah dengan Rendah Hati di Amsterdam”

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:19 WIB

TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global

Berita Terbaru