Kawal Penghitungan Suara, Aktivis Jakarta Harap KPU dan Bawaslu Netral dan Profesional

- Penulis

Minggu, 1 Desember 2024 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Karya – Kalangan aktivis Jakarta memberikan apresiasi terhadap komisi pemilihan umum (KPU) dan badan pengawas pemilu (Bawaslu) DKI atas pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta yang berjalan tertib dan damai.

Proses pencoblosan dalam Pilkada DKI Jakarta telah selesai dilaksanakan hari Rabu (27/11). Hasil quik count LSI paslon 1 perolehan 39.18% . Paslon 2 perolehan 10.68% dan paslon 3 perolehan 50.14%. Dengan demikian untuk sementara Paslon 3 unggul.

Amos Hutauruk selaku perwakilan dari Aktivis Jakarta menyampaikan apresiasi dalam pelaksanaan yang berjalan tertib dan damai. Namun , Amos juga menekankan pentingnya peran Bawaslu dan KPU untuk tetap menjaga netralitas dan profesionalisme selama tahapan berikutnya, termasuk penghitungan suara.

“Kami mengapresiasi kerja keras Bawaslu dan KPU sejauh ini, tetapi proses ini belum selesai. Kami mendorong agar kedua lembaga ini menjaga independensi, serta memastikan tidak ada intervensi dari pihak mana pun,” ujar Amos, salah satu aktivis yang tergabung dalam Aktivis Jakarta dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (1/12/2024).

Baca Juga:  Pemprov Jabar Tengah "Cuci Piring" Akibat Warisan Utang Masa Lalu

Ditempat yang sama Harun aktivis dari Forum Kota (Forkot) juga ikut menyoroti hasil dari quik count LSI tersebut Ia mengingatkan agar semua pihak untuk menerima hasil Pilkada dengan sikap demokratis.

“Mari kita tunggu hasil resmi dari KPU tanpa spekulasi yang dapat memecah belah masyarakat. Jika ada dugaan pelanggaran, gunakan jalur hukum yang sesuai,” tambah Harun.

Selain itu, Aktivis Jakarta meminta aparat keamanan untuk tetap waspada terhadap potensi kericuhan pasca pengumuman pemenang.

“Pilkada adalah pesta demokrasi, bukan ajang konflik. Kami berharap semua pihak menghormati hasil pemilu dan menjaga kedamaian Jakarta,” ujar Harun.

Kata Harun bawaslu dan KPU diharapkan tetap melibatkan masyarakat dalam pengawasan tahapan selanjutnya agar transparansi terjaga.

“Dengan kerja sama semua pihak, Pilkada DKI Jakarta dapat menjadi contoh demokrasi yang sehat dan adil,” ungkapnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WIB

Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WIB

Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

Berita Terbaru