Untuk Distribusi Air Bersih, PAM Jaya Maksimalkan Kinerja Pompa Sedot 

- Editor

Minggu, 22 Desember 2024 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, MediaKarya – Direktur Utama PAM Jaya, Arif Nasrudin, memaparkan langkah-langkah strategis yang dilakukan perusahaan untuk menjaga kinerja pompa sedot demi memastikan kelancaran distribusi air bersih di wilayah Jakarta. Arif menjelaskan berbagai aspek operasional, mulai dari perawatan rutin hingga inovasi teknologi.

Pompa sedot memainkan peran penting dalam menjaga distribusi air, terutama di wilayah yang sering mengalami tekanan rendah.

“Kami menjaga tekanan tetap stabil dengan pengaturan RPM pompa sehingga tidak mengganggu pasokan di area lain,” ungkap Arif melalui keterangannya di Jakarta, Sabtu (21/12/2024).

Selain itu, pemeriksaan rutin dilakukan sebelum pompa digunakan di lapangan untuk memastikan alat dalam kondisi optimal.

Menurutnya, mekanisme kerja pompa sedot didasarkan pada pengaturan frekuensi waktu penyedotan. Hal ini dilakukan untuk memastikan distribusi air tidak mengganggu suplai di lokasi lain. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah menjaga RPM pompa sesuai dengan kondisi air, terutama di area sebelum pompa.

Dalam menghadapi peningkatan kebutuhan air bersih, PAM Jaya fokus pada program water saving.

“Saat ini, kehilangan air di PAM Jaya mencapai 46,2%. Dengan water saving, air dapat didistribusikan lebih optimal,” jelas Arif.

Baca Juga:  Masyarakat Masih Sulit Dapatkan Minyak Goreng Satu Harga

Selain itu, PAM Jaya juga membangun beberapa reservoir komunal sebagai inovasi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Reservoir ini dirancang untuk menampung air yang kemudian dipompakan ke area bertekanan rendah.

PAM Jaya memiliki prosedur respons keluhan pelanggan yang terdiri dari dua tahap: tanggapan awal dalam waktu 1×24 jam dan pengecekan langsung di lapangan.

“Jika satu area memiliki keluhan serupa, kami akan melakukan investigasi jaringan untuk menentukan langkah lanjutan,” kata Arif.

Untuk mengantisipasi gangguan teknis, perusahaan menjalankan pemeliharaan alat secara rutin sesuai jadwal dan SOP yang berlaku. Waktu rata-rata penanganan gangguan pun ditegaskan dalam kerangka waktu 1×24 jam oleh tim respons cepat.

PAM Jaya juga memiliki rencana jangka panjang untuk meningkatkan teknologi pompa sedot. “Kami akan memperbanyak reservoir komunal untuk mendukung distribusi air ke area bertekanan rendah di Jakarta,” tutup Arif.

Dengan berbagai langkah dan inovasi yang dijalankan, PAM Jaya terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan distribusi air bersih demi memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu 
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern
Penyerahan Aset Perumda Tirta Bhagasasi Kepada Perumda Tirta Patriot Rampung
IAW Bongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
LPKAN Sampaikan 7 Tuntutan Terkait Wacana Kebijakan Industri Hasil Tembakau
Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta
BPKN RI: Kelangkaan BBM di Sumut Jadi Momentum Perkuat Sistem Distribusi dan Perlindungan Konsumen

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:58 WIB

PDAB Tirtatama DIY Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Hadirkan Layanan Air Bersih Berkualitas

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:30 WIB

Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu 

Senin, 20 Juli 2026 - 15:46 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Senin, 20 Juli 2026 - 13:24 WIB

Penyerahan Aset Perumda Tirta Bhagasasi Kepada Perumda Tirta Patriot Rampung

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:06 WIB

IAW Bongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Berita Terbaru