Perkuat Bisnis Pariwisata dan Aktivasi Ruang Publik di 2025, JXB Tingkatkan Level Perusahaan

- Editor

Selasa, 14 Januari 2025 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya-Perkuatan bisnis pariwisata dan aktivasi ruang publik menjadi fokus utama Jakarta Experience Board/ PT Jakarta Tourisindo (Perseroda). Bisnis pariwisata dan aktivasi ruang publik menunjukan peluang yang potensial dan dapat terus dikembangkan sehingga berkontribusi pada pendapatan yang lebih optimal.

Direktur Utama JXB Yunn Bali Mohammad Yusuf mengungkapkan bisnis pariwisata merujuk pada penyediaan sebuah pengalaman berwisata yang holistik, mulai dari penyediaan hotel yang berkualitas, paket wisata dan aktivitas yang menarik hingga layanan kuliner yang otentik.

“Aktivasi ruang publik sebagai revenue stream potensial perusahaan juga akan terus didorong melalui berbagai kolaborasi dengan brand lokal maupun internasional dan penambahan aset instalasi kreatif di kawasan Sudirman,” ujarnya saat media gathering JXB 2025 di Tavia Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).

Kata Yunn Bali langkah ini diambil seiring dengan kapasitas bisnis eksisting yang sudah mencapai batas optimal, sehingga perlunya ekspansi pada peluang bisnis yang baru.

“Kami menetapkan arah strategis yang mencerminkan komitmen JXB untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar. Kami percaya langkah ini tidak hanya akan meningkatkan pendapatan perusahaan tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian dan promosi pariwisata Jakarta,”ujarnya lagi.

Menurut Yunn Bali arah strategis 2025 ini merupakan upaya berkelanjutan dari program yang telah terlaksana pada 2024. Tahun lalu, JXB telah berhasil melaksanakan beberapa program strategis, di antaranya renovasi dan rebranding The Tavia Heritage Hotel, yang kini menjadi ikon baru akomodasi bersejarah di Jakarta. Kolaborasi dengan brand lokal dan internasional dalam menghadirkan aktivasi ruang publik yang semakin memperkaya atraksi kota.

“Pelaksanaan pertunjukan seni lokal dan internasional untuk memperkuat daya tarik Jakarta sebagai destinasi seni dan budaya. Pembangunan instalasi kreatif di kawasan Sudirman, yang menjadi spot ikonik baru di pusat kota, serta penyediaan lapangan sepak bola berstandar FIFA, yang mendukung pengembangan fasilitas
olahraga di Jakarta,”bebernya.

Baca Juga:  DPRD Nilai Respon PAM atas Keluhan Pelanggan Sudah Baik, Perlu Peningkatan Sosialisasi

Yunn Balik mengungkapkan JXB telah merumuskan berbagai langkah strategis utama. Pertama, peningkatan pelayanan hotel dengan segmen MICE. JXB akan meningkatkan pelayanan di hotel dengan segmen MICE, seperti The Tavia Heritage Hotel dan Grand Cempaka Resort. Langkah ini meliputi penerapan konsep “5 senses” untuk menciptakan
pengalaman menginap yang unik dan menarik. Selain itu, aspek kebersihan dan pelayanan akan ditingkatkan menjadi lebih elegan. JXB juga akan melakukan canvassing untuk menjangkau pasar baru.

Kedua, lanjut Yunn Bali optimalisasi hotel budget. Untuk hotel budget, strategi yang diterapkan mencakup penguatan platform Online Travel Agent (OTA), sentralisasi dan klasterisasi unit usaha dengan segmen serupa, serta implementasi sistem keuangan yang terintegrasi. JXB juga terus melakukan perbaikan pada alat produksi di Arcici Plumpang dan Arcici Sport Center.

“Di bidang pariwisata, JXB berkomitmen penguatan aktivasi ruang publik dan pelaksanaan event-event pemerintah lainnya. Pada unit catering, JXB juga akan meningkatkan aktivitas penjualan dan mengembangkan sistem catering yang unggul, termasuk melakukan percobaan penerapan konsep sentral kitchen untuk meningkatkan efisiensi operasional,” ungkapnya.

Kata Yunn Bali komitmen baru di 2025 ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan di 2025. JXB juga mengupayakan pembenahan internal dengan transformasi digital dan peningkatan kapasitas SDM.

“Semoga upaya ini dapat menjadi solusi untuk merespon tantangan yang ada sehingga perusahaan dapat bertumbuh dan mencapai target,” pungkas Yunn Bali. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketua PII Riau: Insinyur Bukan Sekadar Bangun Beton, Tapi Juga Bangun Peradaban Bangsa
Pelajaran dari Afrika, Haidar Alwi: Kekayaan Alam RI Jangan Hanya Jadi Bancakan Oligarki
Di Balik Seruan “Patungan Beli Kembali Indonesia” Antara Stabilitas Ekonomi dan Ancaman Kedaulatan
Direktur INDEF Eisha Rachbini: Ekonomi Indonesia Tidak Baik-Baik Saja, Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam
INDEF GTI Desak Pemerintah Fokus Insentif BEV, Bukan Hybrid: Tiap Mobil Listrik Berarti Satu Kendaraan Tak Antre BBM
Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Jadi Modus Baru Peredaran Narkoba, Komisi III DPR Dukung Kapolri Gandeng MUI Fatwakan Haram Vape
Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Ketua PII Riau: Insinyur Bukan Sekadar Bangun Beton, Tapi Juga Bangun Peradaban Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Pelajaran dari Afrika, Haidar Alwi: Kekayaan Alam RI Jangan Hanya Jadi Bancakan Oligarki

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Di Balik Seruan “Patungan Beli Kembali Indonesia” Antara Stabilitas Ekonomi dan Ancaman Kedaulatan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Direktur INDEF Eisha Rachbini: Ekonomi Indonesia Tidak Baik-Baik Saja, Tiga Jalur Guncangan Global Mengancam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:52 WIB

INDEF GTI Desak Pemerintah Fokus Insentif BEV, Bukan Hybrid: Tiap Mobil Listrik Berarti Satu Kendaraan Tak Antre BBM

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:23 WIB