Home / DKI / Hukum

Copot Komut BUMD, PJ Teguh Abaikan Aspirasi Mas Pram?

- Editor

Rabu, 22 Januari 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Teguh Satya budi cek pangan. (Foto IST)

Pj Gubernur Teguh Satya budi cek pangan. (Foto IST)

JAKARTA, Mediakarya – Menjelang pelantikan Gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta terpilih Pramono Anung-Rano Karno 7 Februari mendatang, Pj Gubernur DKI Teguh Setyabudi mulai melakukan perombakan pejabat.

Yang paling baru, Pj Teguh mencopot komisaris utama PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) Mayor Jenderal (Purn) Abdul Rahman Kadir dan resmi menunjuk Ronal Chandra sebagai komisaris utama yang baru melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Selasa (21/1).

Ketua umum Masyarakat Peduli Jakarta (MPJ) Imam Mahmudi mengungkapkan sangat disayangkan langkah yang dilakukan Pj Teguh yang mencopot komut BUMD yang bergerak dibidang pangan tersebut.

“Harusnya PJ Teguh bisa lebih bersabar, mengingat masa jabatannya tinggal menghitung hari,” ujarnya saat berbincang dengan wartawan, Rabu (22/1).

Menurut Imam jauh-jauh hari sebelumnya, Gubernur terpilih Pramono Anung melalui salah satu tim pemenangnya pernah mengirim sinyal kepada PJ Teguh bahwa sebaiknya tidak melakukan perombakan pejabat baik di lingkungan SKPD maupun BUMD sampai Gubernur-gubernur terpilih dilantik.

“Harusnya sinyal ini dapat dimaknai secara jelas. Bukannya malah melakukan pergantian jabatan stategis. Apakah PJ Teguh mengabaikan aspirasi Mas Pram?,” ujar Imam bertanya.

Dengan adanya pencopotan pejabat ini, menurut Imam makin menguatkan kabar yang santer beredar di Balaikota DKI, bahwa dalam waktu dekat PJ Teguh akan kembali melakukan perombakan pejabat di lingkungan SKPD-SKPD.

Baca Juga:  Bank Jakarta Luncurkan Kartu Debit Visa, Perluas Akses Transaksi Global dan Percepat Transformasi Perbankan Daerah

“Bisa jadi kabar akan ada perombakan pejabat eselon II dalam waktu dekat akan terjadi. Kita tunggu saja,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta, Nasruddin Djoko Surjono berharap, komisaris utama yang baru dapat berkontribusi positif dalam meningkatkan kinerja perusahaan melalui peningkatan tata kelola perusahaan yang baik.

“Semoga komisaris utama yang baru mampu melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab,” kata Nasruddin.

Sebagai BUMD yang memiliki peran strategis dalam penyediaan pangan bagi warga Jakarta, Ronal Chandra diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan efisiensi operasionalnya. Ia juga diharapkan mampu mendukung visi perusahaan dalam memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan di Jakarta.

Tantangan utama yang dihadapi Food Station saat ini yakni menjaga stabilitas harga pangan, mengantisipasi dampak perubahan iklim, hingga menjaga distribusi pangan yang merata. Diharapkan dengan kepemimpinan yang baru, Food Station dapat menemukan solusi yang inovatif untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut.

“Komisaris Utama diharapkan mampu melakukan pengawasan terhadap perusahaan, memberikan nasihat strategis kepada Direksi dalam menjalankan pengurusan perusahaan dan memastikan tata kelola perusahaan yang baik dalam mengatasi tantangan tersebut,” ujarnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini
KPK Konfirmasi Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus HGB Rp106,3 Miliar
Setahun Lebih Mandek, Kasus Perusakan dan Pencurian Properti Milik Asep Awaludin Masuki Babak Gelar Perkara Khusus
Patroli Sat Samapta Polres Nias Selatan, Ciptakan Kamtibmas Kondusif
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Amnesty International Kecam Kekerasan Terhadap Fungsionaris BEM UI, Desak Kapolri Usut Tuntas
FPMI Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Berantas Dugaan Oknum Bekingi Mafia Gas Subsidi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:52 WIB

KPK Konfirmasi Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus HGB Rp106,3 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:28 WIB

Setahun Lebih Mandek, Kasus Perusakan dan Pencurian Properti Milik Asep Awaludin Masuki Babak Gelar Perkara Khusus

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Patroli Sat Samapta Polres Nias Selatan, Ciptakan Kamtibmas Kondusif

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Berita Terbaru