Home / DKI

Dispusip-UNJ Kolaborasi Gelar Talkshow Perpustakaan Sebagai Ruang Ketiga

- Penulis

Jumat, 20 Juni 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berkolaborasi mengadakan Talkshow Pena Warna 2025 yang mengusung tema “Perpustakaan Sebagai Ruang Ketiga”.

Talkshow ini menghadirkan narasumber berkompeten yakni, Kepala Unit Pengelola Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumen Sastra HB Jassin Diki Lukman Hakim; Penggiat Literasi, Maman Suherman; Penulis Buku, Reda Gaudiamo; Aktivis Perpustakaan, Taufik Asmiyanto; dan dimoderatori Yan Sanjaya.

Talkshow ini turut dihadiri Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ DR Aip Badru Jaman, dan Dosen Prodi Perpustakaan Firmansyah Wahid yang pernah menjabat sebagai Kepala Dispusip DKI Jakarta.

Kepala Dispusip DKI Jakarta, Nasrudin Djoko Surjono, mengajak mahasiswa sebagai generasi milenial dan Gen Z untuk terus bersemangat meningkatkan literasi dengan membaca buku di perpustakaan. Terlebih, Perpustakaan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah ada di lima wilayah kota.

“Melalui momen ini saya mengajak mahasiswa untuk aktif datang ke perpustakaan. Bacalah sebanyak- banyaknya buku-buku pengetahuan agar kalian memiliki intelektualitas yang tinggi sebagai modal mewujudkan impian dan masa depan kalian,” ujarnya, di Gedung Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (19/6/2025).

Nasrudin menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta melalui Dispusip membuka pintu seluas-luasnya bagi kalangan perguruan tinggi dalam memanfaatkan fasilitas Perpustakaan, baik untuk diskusi, talk show, seminar, dan lain-lain. Sehingga, fungsi perpustakaan tidak melulu sebagai ruang membaca buku saja.

“Perpustakaan harus bersifat dinamis, dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas pengembangan diri bagi generasi milenial Jakarta. Kami akan terus meningkatkan fasilitas perpustakaan di Jakarta, sehingga di era teknologi digital ini mampu menjadi tempat mengembangkan kemampuan dan minat baca bagi generasi muda kita,” ucapnya.

Baca Juga:  Bertepatan Momen Pilkada, Fraksi PDIP Desak Peremajaan RT/RW dan LMK Ditunda

Menurutnya, Dispusip juga akan terus meningkatkan kualitas para petugas perpustakaan (Pustakawan) agar mereka mampu menjadi pelayan yang baik dengan memiliki pengetahuan yang memadai.

Penggiat Literasi yang sudah menulis 65 judul buku, Maman Suherman menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta melalui Dispusip yang sudah mengaplikasikan pentingnya keberadaan perpustakaan.

“Saat ini bahkan ada daerah, seperti di Jawa Barat yang eniadakan Dinas Perpustakaan, tinggal Dinas Arsip Daerah yang dipertahankan. Ini sangat ironis dan memprihatinkan,” ungkap Maman.

Penulis Buku, Reda Gaudiamo menuturkan pentingnya perpustakaan yang tidak hanya menjadi tempat membaca bagi orang dewasa, tapi juga anak-anak. Sehingga, budaya membaca bisa diedukasi sejak dini.

“Perpustakaan harus ramah anak sehingga juga menjadi ruang ketiga yang nyaman dan aman bagi semua kalangan usia,” paparnya.

Aktivis Perpustakaan yang juga Dosen di Universitas Indonesia, Taufik Asmiyanto menjelaskan, indeks membaca masyarakat Indonesia masih di bawah jauh dari Singapura, Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam.

“Banyak sekali generasi muda kita tidak gemar membaca buku. Untuk itu, sosialisasi pentingnya budaya membaca perlu terus dimasifkan, termasuk di kalangan mahasiswa,” imbuhnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ, Aip Badru Jaman menambahkan, mahasiswa sebagai intelektual diminta untuk giat mengunjungi perpustakaan.

“Melalui membaca buku, maka kita akan mendapatkan wawasan dan ilmu pengetahuan. Semua ada di buku. Masalah- masalah yang dihadapi mahasiswa dan para pelajar, semua ada di buku,” pungkas Aip. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
STY Latih Persija, Pras: Itu Pelatih Bagus
Pras: Usia 500 Tahun Jakarta, Momentum Memperkuat Pondasi Pembangunan yang Beroientasi Pada Kesejahteraan Masyarakat
Air Lebih Jernih, Pengeluaran Lebih Hemat: Cerita Warga Condet Bersama PAM JAYA
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:12 WIB

Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik

Senin, 15 Juni 2026 - 13:47 WIB

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 08:45 WIB

Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:00 WIB

Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:01 WIB

Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Berita Terbaru

Foto; Mediakarya

Daerah

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Jun 2026 - 18:09 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi, (foto; Mediakarya)

Daerah

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:48 WIB