Kapasitas Elektabilitas dan Popularitas Serta Isi Tas Haji Lulung Tidak Diragukan

- Editor

Jumat, 24 September 2021 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Pertimbangan DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Matnoor Tindoan

Ketua Majelis Pertimbangan DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Matnoor Tindoan

JAKARTA, Mediakarya – Muswil PPP DKI yang dilangsungkan beberapa waktu lalu memunculkan nama Saiful sebagai ketua. Uniknya, SK DPP PPP terkait dengan kepengurusan PPP DKI yang dikeluarkan pada 10 September 2021, justru Lulung Lunggana yang ditetapkan menjadi ketua DPW PPP DKI lima tahun kedepan.

Hal itu menjadi pertanyaan besar dikalangan kader partai berlambang Ka’bah. Apalagi, Saiful disebut-sebut terpilih melalui proses demokrasi.

Ketua Majelis Pertimbangan DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Matnoor Tindoan menolak adanya anggapan jika ada campur tangan DPP dalam penetapan Lulung menjadi bos PPP DKI. Sebab, dikatakannya Muswil DPW PPP DKI, hanya untuk melahirkan tim formatur mencari ketua DPW PPP DKI periode berikutnya.

“Dalam kurun waktu yang ditentukan, kenyataanya tim formatur tidak bisa menjalankan mandat Muswil. Sesuai Juklak partai, maka penunjukan ketua DPW PPP harus diambil alih oleh DPP,” ujar kader PPP yang pernah memiliki perbedaan pandangan dengan Lulung Lunggana dalam keterangannya, kemarin.

Baca Juga:  PPP, PAN dan Nasdem Diprediksi Tak Lolos Parliamentary Threshold

Menurutnya, dalam berpolitik idealnya calon pemimpin harus bisa menerima segala konsekunesi yang akan dihadapi.

Termasuk, kata dia lagi hasil yang tidak sesuai dengan harapan.

“Jadi saya ucapkan ahlan wa sahlan , marhaban Haji Lulung kembali ke PPP.  Kami mendukung 1.000 persen kepemimpinan Lulung di PPP.  Karena Lulung punya kapasitas, elektabilitas dan popularitas serta isi tas. Kalau ada yang kecewa. Itu pandangannya sempit karena hanya mementingkan kepentingan pribadi,” bebernya.

Lebih jauh, anggota Komisi D DPRD DKI itu pun mengakui, jika hasil jeblok PPP di pileg lalu lantaran adanya konflik internal dan dukungan pilkada pada Ahok. “Dengan adanya Lulung kembali ke PPP, saya kira akan membawa dampak positif bagi partai. Apalagi jika Lulung maju menjadi cagub di pilkada,” tandasnya. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

DOB Bogor Selatan Mencuat, 3 Kecamatan di Sukabumi Ingin Bergabung
Etos Indonesia Institute dan Tri Nusa Bekasi Raya Desak Plt. Bupati Bekasi Copot Dirum Tirta Bhagasasi
Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju
Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total
Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum
Komisi III DPR Kebut RUU Perampasan Aset, Koruptor Mulai Ketar-Ketir
BPD Bekukan Panitia Pilkades Burangkeng usai Didemo Warga
Aliran Kali Yang Jadi Sumber Air Baku Tirta Patriot Tercemar Dan Berbau

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:05 WIB

DOB Bogor Selatan Mencuat, 3 Kecamatan di Sukabumi Ingin Bergabung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:01 WIB

Etos Indonesia Institute dan Tri Nusa Bekasi Raya Desak Plt. Bupati Bekasi Copot Dirum Tirta Bhagasasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum

Berita Terbaru