SUKABUMI, Mediakarya– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan anggota DPR RI dari Dapil Jabar IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi), Heri Gunawan (Fraksi Gerindra), sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2020–2023. Dalam kasus yang sama, KPK juga menjerat Satori (Fraksi NasDem).
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan Komisi XI DPR memiliki kewenangan mengatur anggaran BI dan OJK. Kedua lembaga ini kemudian menyalurkan dana program sosial untuk setiap anggota Komisi XI: 10 kegiatan per tahun dari BI, dan 18–24 kegiatan per tahun dari OJK.
Namun, penyelidikan menemukan sebagian besar kegiatan yang diajukan yayasan terafiliasi dengan Heri dan Satori tidak dilaksanakan sesuai proposal. Misalnya, proposal perbaikan 10 rumah tidak layak huni (rutilahu) hanya terealisasi 2 rumah, sementara dana untuk 8 rumah lainnya dipakai untuk kepentingan pribadi.
KPK menduga Heri menerima total Rp15,86 miliar, terdiri dari Rp6,26 miliar dari BI, Rp7,64 miliar dari OJK, dan Rp1,94 miliar dari mitra kerja Komisi XI lainnya. Uang tersebut diduga dicuci melalui pembelian tanah, properti, kendaraan, hingga bisnis rumah makan dan outlet minuman.
Rincian Harta Kekayaan Heri Gunawan (ELHKPN KPK)
Tanah & Bangunan
- 100.000 m² di Sukabumi – Rp5.000.000.000
- 50.000 m² di Sukabumi – Rp2.500.000.000
- 100.000 m² di Sukabumi – Rp5.000.000.000
- 2.267 m² di Sukabumi – Rp350.000.000
- 963 m²/299 m² di Kota Sukabumi – Rp1.122.087.000
- 590 m²/135 m² di Sukabumi (warisan) – Rp689.205.000
- 223 m²/140 m² di Kota Sukabumi (warisan) – Rp218.692.000
- 138 m²/150 m² di Jakarta Selatan (warisan) – Rp811.875.000
- 739 m²/325 m² di Kota Tangerang (warisan) – Rp4.608.330.000
- 84 m²/205 m² di Jakarta Selatan (warisan) – Rp3.666.280.000
- 200 m²/135 m² di Bandung (warisan) – Rp750.000.000
- 607 m²/175 m² di Sukabumi (warisan) – Rp730.549.000
- 250 m²/126 m² di Tangerang Selatan – Rp2.750.000.000
Alat Transportasi & Mesin
- Isuzu TBR 54F Micro Minibus 2008 – Rp25.000.000
- Honda WW150EXJ 2017 – Rp12.500.000
- Toyota Fortuner 2.4 VRZ 2018 – Rp375.000.000
- Toyota Alphard 2.5G AT 2019 – Rp1.099.000.000
Harta Bergerak Lainnya: Rp5.082.200.000
Kas & Setara Kas: Rp456.100.884
Sub Total: Rp35.271.818.884
Utang: Rp25.399.133
Total Kekayaan: Rp35.246.419.751 (eka)






