Presiden Prabowo Copot Tiga Pejabat Penting di BGN

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: dok. Aditiya/Mediakarya

Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) Foto: dok. Aditiya/Mediakarya

JAKARTA, Mediakarya – Presiden Prabowo Subianto akhirnya mencopot tiga pejabat penting di Badan Gizi Nasional (BGN) di antaranya Dadan Hindayana sebagai kepala BGN, Letjen (Purn) Lodewijk Pusung dan Irjen (Purn) Sony Sandjaya. Pencopotan ketiganya diumumkan langsung Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Menurut dia, Kepala BGN dituntut komitmen yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, waktu, dan sesuai prinsip akuntabilitas.

Dalam menjalankan tugas harian, kata Prasetyo, Presiden RI selalu melakukan monitoring dan melakukan evaluasi terhadap seluruh kinerja kabinet, khususnya pimpinan BGN. Menurut dia, pimpinan BGN yang menjalankan program utama Presiden RI harus diganti.

“Bapak Presiden terus melakukan monitoring, dan pada akhirnya melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh kabinet, termasuk kinerja Badan Gizi Nasional,” katanya di Ruang Sidang Kabinet Istana Merdeka, Jakarta Pusat, sebagaimana dikutip dari Republika, Selasa (2/6/2026) malam WIB.

Menurut Prasetyo, Presiden RI selalu mendengarkan masukan dari berbagai pihak dari kementerian terkait maupun dari masyarakat, termasuk dari penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh BGN. Berkenaan dengan hal tersebut, selama sekitar 1,5 tahun maka RI memutuskan pergantian pucuk pimpinan BGN.

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo melakukan pergantian pimpinan BGN, yaitu Dadan Hindayana sebagai kepala BGN. Letjen (Purn) Lodewijk Pusung dan Irjen (Purn) Sony Sandjaya pun ikut dicopot dari posisi Wakil Kepala BGN.

Baca Juga:  Jumlah Sambungan Rumah Naik Lebih dari Dua Kali Lipat Pascapengelolaan Air Diambil Alih PAM JAYA

“Tentunya disertai ucapan terima kasih atas kerja keras, dedikasi selama ini dalam membangun fondasi dan membangun Badan Gizi Nasional. Untuk selanjutnya, Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat Saudari Nanik S. Dayang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru,” kata Prasetyo.

Prasetyo melanjutkan, RI 1 mengangkat Nanik S Dayeng sebagai Kepala BGN dan melantik Agustina Arumsari dan Mayjen Trenggono sebagai Wakil BGN baru.

“Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasonal yang baru, kami berharap dapat segera melakukan konsolidasi internal dan memperkuat lembaga, dan tentu saja memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota,” ucap Prasetyo.

Dia pun berpesan agar tiga pimpinan BGN yang baru itu bisa memastikan seluruh progam MBG bisa tetap berjalan dengan sebaik-baiknya. Prasetyo mengakui, ada berbagai catatan yang menjadi pertimbangan RI 1 dalam melakukan pergantian pucuk BGN.

“Kita semua berharap, kepemimpinan yang baru dapat dengan cepat melaksanakan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia,” jelas Prasetyo.

Dia menambahkan, pemerintah RI terus melakukan evaluasi terhadap semua proses dan program BGN. Tujuannya agar BGN bisa bekerja sebagaimana mestinya. “Pelayanan terhadap masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali dan setiap unit kerja di Badan Gizi Nasional bisa menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing,” kata Prasetyo.(red)

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Anggaran MBG Ratusan Triliun Disorot, Adi Suparto Minta Audit Menyeluruh
Sejumlah Lapas Alami Over Kapasitas, LPKAN Ungkap 3 Ancaman Berbahaya
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:46 WIB

Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar

Berita Terbaru