Pengamat: Dalam Perspektif Kebijakan Publik, Kinerja Dirut Perumda Tirta Patriot Dipertanyakan

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Perumda Tirta Patriot (Ist)

Kantor Perumda Tirta Patriot (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Direktur utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi
diduga tertidur saat rapat dengan anggota DPRD Kota Bekasi.

Momen itu terjadi saat pembahasan anggaran penyertaan modal antara direktur utama perusahaan umum daerah (Perumda) Tirta Patriot dengan badan anggaran DPRD Kota Bekasi pada Rabu (19/11/2025).

Padahal, rapat anggaran menjadi sebuah ajang strategis yang menentukan pelayanan publik, dan penentu arah penggunaan dana publik untuk kepantingan masyarakat.

Menanggapi insiden tertidurnya dirut Perumda Tirta Patriot saat mengikuti pembahasan rapat penyertaan modal, direktur eksekutif Institute for Public Policy Studies (IPPS) Indonesia, Prof. DR. Muhammad M. Said, mengungkapkan bahwa peristiwa itu seharusnya tidak boleh terjadi.

Menurutnya, urgensi kebijakan publik yang sangat tinggi, maka kehadiran penentu kebijakan dengan kondisi fisik dan pemikiran yang utuh tidak saja menentukan proses perumusan kebijakan yang berkualitas tinggi, tetapi juga menunjukkan komitmen dan tanggungjawab yang tinggi terhadap kepentingan publik.

“Artinya, insiden tidur pulas dalam rapat sangat penting memantik reaksi beragam mulai dari tanggungjawab terhadap kepentingan publik yang rendah, profesionalisme dan komitmen terhadap jabatan yang disandang, dan sikap amanah untuk pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi kesejahteraan rakyat,” ungkap Prof Said saat dimintai tanggapannya oleh Mediakarya, Selasa (25/11/2025).

Baca Juga:  Haidar Alwi Sebut Kontrol Terhadap Data Merupakan Bentuk Kolonialisme Modern

Selain itu, dia pun menilai bahwa tidur pada saat rapat bisa menjadi indikator kurangnya etika jabatan, disiplin, dan penghormatan terhadap proses perumusan kepentingan publik.

“Masyarakat mempersepsi peristiwa ini sebagai indikator krisis lemahnya tanggung jawab moral kepemimpinan, dan kegagalan pejabat menjaga wibawa pada forum resmi pada moment pengambilan keputusan strategis berpotensi menghasilkan keputusan yang tidak optimal bagi masyarakat,” ujar guru besar ilmu ekonomi syariah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Meskpiun demikian, lanjut Prof Said, sebagai manusia yang memiliki keterbatasan fisik, mental dan psikis, maka tindakan yang kurang elok selalu menyimpan sisi positif apabila dinyatakan secara jujur dan terbuka bahwa kondisi fisik sedang kurang fit karena berbagai kagiatan yang melelahkan fisik seperti kurang enak badan (sakit).

“Kelelahan karena mobilitas yang padat maka hal itu dapat menunjukkan transparansi dalam kepemimpinan, kejujuran kepada publik, dan kesediaan bertanggung jawab,” katanya.

Secara etika publik, pemimpin yang secara jujur menyatakan kondisi fisik dan psikis yang kurang fix bisa menjadi role model yang sangat bernilai.

“Selain itu, kejadian dimaksud bisa memperbaiki manajemen Kinerja dan kesehatan kerja. Terciptanya peluang membangun komunikasi publik yang lebih profesional meningkatkan trust building, dan mendorong budaya oemerintahan yang lebih empatik dan sistemik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tim Satgas Pengawasan MBG Setu Tinjau SPPG Cijengkol 02, Ingatkan Pemisahan Sampah
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:09 WIB

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat

Berita Terbaru

Foto; Mediakarya

Daerah

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Jun 2026 - 18:09 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi, (foto; Mediakarya)

Daerah

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:48 WIB