Akhir Skandal Ijazah Jokowi, Mediasi atau Revolusi?

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ijazah S1 Jokowi yang beredar di media sosial (Foto: Ist)

Ijazah S1 Jokowi yang beredar di media sosial (Foto: Ist)

Oleh: Yusuf Blegur

Ketidakpercayaan publik terhadap keaslian ijazah Jokowo, berbanding lurus terhadap ketidakpercayaan rakyat pada negara

Soal ijazah, ini bukan tentang menang atau kalah. Bukan juga tentang perbuatan yang beresiko meraih keberhasilan atau menyebabkan penderitan.
Gugatan ijazah palsu Jokowi yang awalnya dimotori Prof Egi Sujana dan kemudian menjadi lebih akumulatif oleh Dr. Roy Suryo dan Dr. Rismon Sianipar cs. Bisa saja seperti perjuangan yang menghadapi tembok besar. Bukan hanya sulit ditembus namun bisa berbalik dan menjadi bomerang bagi Roy Suryo cs, seperti yang sekarang terjadi membuat mereka menjadi tersangka.

Skandal ijazah palsu Jokowi, merupakan sebuah kejahatan moral dan hukum dari rekayasa konspiratif dan manipulatif yang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan
masif. Tak hanya melibatkan Jokowi, beberapa penyelenggara pemerintahan mulai dari institusi pelayanan publik, intelejen dan keamanan negara hingga dunia pendidikan yang penting dan strategis serta politisi dan partai politik, terlibat dan setidaknya mengetahui sejak perencanaan, pembuatan dan sampai menjadi aib nasional saat ini.

Bisa dibilang, mempersoalkan ijazah palsu Jokowi dari mulai menjabat presiden hingga purna bakti, menjadi equivalen dengan menggugat negara. Pasalnya beberapa pemangku kepentingan publik dan pejabat tinggi yang merepresentasikan negara, turut terlibat dan berkontribusi melahirkan ijazah palsu dan penggunaannya sebagai persyaratan menjadi walikota dan gubernur hingga presiden yang sukses diraih Jokowi.
Jokowi menjadi presiden dengan segalan tindak-tanduk dan kebijakan dilandasi oleh kepalsuan ijazahnya dan melibatkan orang-orang, kelompok dan institusi yang menjadi representasi negara.

Baca Juga:  IPPS: Korupsi di Bekasi bukan hanya sekedar fenomena, melainkan sudah menjadi habit

Jadi kalau ada pertanyaan akankah inisiatif mediasi antara Jokowi dan penggugat ijazah palsunya, akan disambut baik oleh Roy Suryo cs?.

Biarlah Roy Suryo cs yang menentukan sikapnya secara jernih dan matang.
Sekumpulan akademisi, para pakar dan pelbagai aktivis pergerakan itu, pastilah menyadari konsekuensi dari apapun pilihannya. Perjuangan menegakan kebenaran dan keadilan yang dilakukan Roy Suryo cs itu, hanya meniyusakan dua pilihan, kompromi demi alasan stabilitas dan kondusifitas negara atau menderita mempertahankan idealisme dan keyakinan perjuangan.

Ujung skandal ijazah Jokowi, mediasi atau revolusi?. Biarlah sejarah yang menceritakannya dan tetap tersimpan dalam hati sanubari.

Penulis: Analis Institute for Public Policy Studies (IPPS) Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Pakar Audit Ungkap Risiko Himbara dalam Kelola Rekening Dormant
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:57 WIB

Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB