Dukung Penegakan Hukum, E-Maskot Bentangkan Spanduk “KPK Kami Tunggu di Kota Bekasi”

- Editor

Minggu, 28 Desember 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kelompok Elemen Masyarakat Kota Patriot (E-Maskot) menyatakan dukungan terbuka terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk hadir dan menegakkan hukum di Kota Bekasi. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemasangan spanduk bertuliskan “KPK Kami Tunggu di Kota Bekasi #HattrickKotaBekasi.”

Aksi pemasangan spanduk dilakukan pada Sabtu, 27 Desember 2025, di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Spanduk serupa juga terpasang di pagar kawasan kantor KPK dan tampak jelas terbaca oleh pengguna jalan.

Koordinator E-Maskot, Sandi Timur atau akrab disapa Ncek, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan aspirasi warga Kota Bekasi yang menginginkan pemerintahan daerah berjalan bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Kami ingin menegaskan bahwa masyarakat Kota Bekasi tidak menolak KPK. Sebaliknya, kami mendukung penuh kehadiran KPK untuk memastikan penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Sandi.

Ia menjelaskan, aksi ini sekaligus sebagai respons atas narasi yang berkembang di ruang publik terkait pemasangan spanduk #JagaWalikotaBekasi dan #TolakKPKObokObokKotaBekasi, yang dinilai dapat menimbulkan kesan seolah masyarakat menolak proses penegakan hukum.

Baca Juga:  Istri Wawali Bekasi Dianugerahi Perempuan Inspirasi Indonesia Oleh IPEMI

Menurut Sandi, tagar #HattrickKotaBekasi mengacu pada sejarah penanganan kasus korupsi oleh KPK terhadap kepala daerah di Kota Bekasi dalam dua dekade terakhir, yakni kasus Mochtar Muhammad pada 2010 dan Rahmat Effendi pada 2022. Ia menyebut, hingga kini masih terdapat sejumlah laporan dugaan korupsi dan praktik nepotisme di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi yang telah disampaikan ke KPK dan masih dalam tahap pendalaman.

E-Maskot berkomitmen untuk terus mengawal isu pemberantasan korupsi dan berencana melakukan aksi lanjutan sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Kami berharap KPK tetap independen dan tidak terpengaruh oleh tekanan apa pun. Penegakan hukum harus terus didukung demi kepentingan masyarakat. Kami menunggu kehadiran KPK di Kota Bekasi,” pungkas Sandi. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IPPS: Seleksi Sekda Kota Bekasi Harus Jadi Tolok Ukur Nasional Berbasis Merit
Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi
Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 15:21 WIB

IPPS: Seleksi Sekda Kota Bekasi Harus Jadi Tolok Ukur Nasional Berbasis Merit

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Kamis, 24 September 2026 - 07:04 WIB

Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik

Rabu, 23 September 2026 - 19:22 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB

Berita Terbaru