Demokrat Sepakat Prabowo Tinjau Pilkada Lewat DPRD

- Editor

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron.

JAKARTA, Mediakarya – Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah kembali mengemuka setelah Presiden Prabowo Subianto membuka opsi agar gubernur, bupati, dan wali kota dipilih melalui DPRD. Gagasan tersebut langsung mendapat dukungan politik dari Partai Demokrat yang menilai mekanisme tersebut memiliki dasar konstitusional dan layak dikaji secara serius.

Partai Demokrat menyatakan keselarasan sikap dengan Presiden Prabowo terkait kemungkinan evaluasi sistem Pilkada ke depan. Prabowo sebelumnya menilai pemilihan kepala daerah oleh DPRD lebih efisien dan tidak membebani anggaran negara sebagaimana pemilihan langsung.
Sikap tersebut ditegaskan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron.

Ia menyebut bahwa pemilihan kepala daerah tidak harus selalu dilakukan secara langsung, selama mekanismenya memiliki landasan hukum yang jelas.

“Demokrat memandang pemilihan kepala daerah oleh DPRD sebagai salah satu opsi yang patut dipertimbangkan secara serius,” ungkap Herman Khaeron dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026).

Demokrat menilai pemilihan kepala daerah melalui DPRD merupakan opsi konstitusional yang sah merujuk pada Undang-Undang Dasar 1945. Selain itu, mekanisme tersebut dinilai dapat memperkuat efektivitas pemerintahan daerah dan mendorong lahirnya kepemimpinan yang lebih berkualitas.

Baca Juga:  Viral Latar Belakang Dewa Siwa, Semeton Oki Oke Minta Polisi Tindak Tegas Atlas Beach Bali

Menurut Demokrat, Pilkada lewat DPRD juga berpotensi meredam ketegangan politik yang kerap muncul dalam pemilihan langsung. Kontestasi yang tajam dinilai sering berdampak pada polarisasi di tengah masyarakat dan mengganggu stabilitas politik daerah.

Meski mendukung wacana tersebut, Demokrat mengingatkan bahwa perubahan sistem Pilkada bukan perkara sederhana. Isu ini dinilai sensitif karena menyangkut langsung hak politik rakyat, sehingga tidak boleh diputuskan secara sepihak.

“Pembahasan kebijakan ini harus dilakukan secara terbuka, demokratis, dan melibatkan partisipasi publik,” tegas Herman.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat agar keputusan yang diambil tidak menjadi kesepakatan tertutup elite politik semata.

Sikap Demokrat ini sekaligus menegaskan posisi partai koalisi pemerintah yang mendukung arah kebijakan Presiden Prabowo, namun tetap menempatkan prinsip demokrasi sebagai pijakan utama. Menurut Herman, apa pun skema Pilkada yang dipilih, penghormatan terhadap suara rakyat dan persatuan nasional tidak boleh
diabaikan.

“Apa pun mekanisme yang dipilih, demokrasi harus tetap hidup, suara rakyat harus tetap dihormati, dan persatuan nasional harus senantiasa dijaga sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutup Herman. (Bud)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria
Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku
Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi
Megawati Peringati Peristiwa Berdarah Kudatuli

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:13 WIB

Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:21 WIB

IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:05 WIB

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:37 WIB

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:57 WIB

Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda

Berita Terbaru

Megapolitan

TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia

Jumat, 31 Jul 2026 - 14:22 WIB