BOGOR, Mediakarya – Harga telur anjlok di tingkat peternak tidak berpengaruh harga jual di pasar.
“Walaupun harga telur di peternak anjlok tapi harga di pasar stabil, pedagang menjual Rp 24 ribu perkilogram,” ungkap Kepala Unit Pasar Parungpanjang Bogor, Erik Afwan kepada Mediakarya, Rabu (29/9/2021).
Dia mengaku, tidak tahu penyebab turunnya harga telur di peternak.
“Wah saya gak tahu kenapa harga telur di peternak bisa anjlok Rp 14 ribu,” katanya.
Terpisah, peternak telur Sa’man mengatakan bahwa harga telur di tingkat peternak saat normal kisaran Rp 19 ribu hingga Rp 20 ribu perkilogram. Tapi sekarang anjlok menjadi Rp 14 ribu sampai Rp 15 ribu perkilogram.
“Dengan anjloknya harga telur ini peternak rugi Rp 5 ribu perkilogramnya. Hal ini terjadi karena daya beli masyarakat menurun,” ucapnya.
(ded)











