Jelang Arus Mudik, Perbaikan Jalan di Kota Bekasi Gunakan Teknik Beton Fast Track

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Jelang arus mudik di Kota Bekasi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mengaku menggunakan teknik perbaikan jalan rusak dengan Beton Fast Track. Hal ini dilakukan karena disejumlah titik, kerusakan jalan yang ada menjadi jalur utama pemudik melintas di Kota Bekasi.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas BMSDA Kota Bekasi, Idi Sutanto mengatakan, dibeberapa titik jalan rusak di Kota Bekasi teknik perbaikan jalannya menggunakan dua cara, yang pertama pengaspalan dan beton.

“Ada dua cara perbaikan yang digunakan, yakni pengaspalan dan beton,” terang Idi, Selasa (10/3/2026).

Lanjut Idi menjelaskan, saat ini ada beberapa lokasi atau titik jalan rusak yang menggunakan teknik perbaikan dengan cara Beton Fast Track dimana jenis beton ini siap pakai (Readymix) dengan campuran zat aditif khusus yang dirancang untuk mengeras sangat cepat, memungkinkan kekuatan tinggi tercapai dalam hitungan jam hingga 3 hari dibandingkan beton konvensional (28 hari).

Baca Juga:  PDIP: Budiman Sudjatmiko tak Diberikan Sanksi Usai Bertemu Prabowo

“Dibeberapa titik jalan rusaknya, kami gunakan teknik perbaikan dengan cara Beton Fast Track, agar lebih cepat mengering dan bisa dilalui kendaraan,” ujarnya.

Dirinya pun menyebutkan teknik perbaikan jalan dengan cara Beton Fast Track tersebut berada di jalan Joyo Martono dan Ir. Djuanda. Dan perbaikan jalan ini ditargetkan pada H-10 sebelum arus mudik lebaran sudah rampung dikerjakan.

“Seperti di Jalan Joyo Martono dan Ir. Djuanda, proses perbaikannya menggunankan teknik ini dan kami targetkan pada H-10 sudah selesai semua perbaikannya dengan sumber anggaran berasal dari anggaran tahun 2026,” tegasnya.

Idi menekankan, proses perbaikan ini dilakukan sejak awal tahun agar arus mudik yang melintasi Kota Bekasi bisa berjalan dengan nyaman, aman dan baik.

“Sudah dikerjakan sejak beberapa waktu lalu, dan kami menargetkan agar arus mudik di Kota Bekasi berjalan lancar,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
ITPLN Genjot Akreditasi Unggul, Rektor Iwa Garniwa Pastikan Lulusan Siap Kerja di Era Transisi Energi
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Pakar Audit Ungkap Risiko Himbara dalam Kelola Rekening Dormant
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:57 WIB

Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh

Berita Terbaru

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Reshuffle Kabinet Pemerintahan Prabowo-Gibran (Foto: Int)

Headline

Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:52 WIB

Sekretaris Pendiri Indonesia Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus (Foto: Mediakarya)

Ekonomi & Bisnis

BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:34 WIB