KP3B Gandeng Puskesmas Setu 1 Bikin Pengobatan Gratis di TPA Burangkeng

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan kesehatan gratis bagi pemulung dan warga sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng digelar pada Jumat, 22 Mei 2026. (Foto: Supriyadi/ Mediakarya)

Pemeriksaan kesehatan gratis bagi pemulung dan warga sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng digelar pada Jumat, 22 Mei 2026. (Foto: Supriyadi/ Mediakarya)

KABUPATEN BEKASI, Mediakarya  – Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pemulung dan warga sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng digelar pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan ini diinisiasi oleh Komunitas Pemulung dan Pelapak Pilah Burangkeng (KP3B) dengan dukungan Pokja Wartawan Setu serta melibatkan tim medis dari Puskesmas Setu 1.

Ketua KP3B, Narta Nurhata, mengatakan program ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kesehatan masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di sekitar lingkungan TPA.

“Program cek kesehatan gratis ini merupakan salah satu program komunitas kami dalam rangka upaya preventif menjaga kesehatan warga dan para pemulung yang berada berdekatan dengan TPA Burangkeng. Kita semua tahu, gunung sampah ini adalah tempatnya virus, bakteri, dan jamur,” ujarnya.

Dia juga menyoroti potensi bahaya gas yang dihasilkan dari pembusukan sampah, termasuk gas metana yang saat ini menjadi perbincangan hangat bahwa Bekasi adalah penyumbang gas metana tertinggi nomor dua di dunia. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk menggelar kegiatan serupa secara rutin setiap bulan.

“Kami merasa terpanggil agar masyarakat di sekitar TPA dan para pemulung mendapatkan penanganan kesehatan sejak dini dalam mengatasi paparan dampak negatif dari gunung sampah,” tambahnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Ketua Pokja Wartawan Setu, Andi Saddam. Dia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara komunitas, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak.

“Alhamdulillah Pokja Setu dapat membersamai kegiatan ini. Terima kasih kepada Puskesmas Setu 1 atas partisipasinya. Kita berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut pada bulan mendatang,” ucapnya.

Baca Juga:  KP3B Ingatkan Pemerintah Cegah Lonjakan Sampah Pasca Lebaran Idul Fitri

Sementara itu, Kepala Puskesmas Setu 1, Yeye Supriatmi, menyambut baik kegiatan tersebut. Dia menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum awal yang positif dalam upaya pelayanan kesehatan bagi komunitas pemulung.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Ini momen pertama yang dilakukan, dan kami sangat respons terhadap permohonan dari komunitas sehingga kegiatan bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan sementara, sebagian besar peserta mengeluhkan kondisi ringan seperti pegal-pegal. Namun, ditemukan juga beberapa riwayat penyakit seperti asma, hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes.

“Untuk saat ini, ada beberapa yang memiliki riwayat penyakit seperti asma, jantung, tekanan darah tinggi, dan kencing manis. Kami sudah berikan obat, namun terbatas hanya untuk tiga hari, sehingga perlu pemeriksaan lanjutan,” jelas Yeye.

Dia menambahkan, lingkungan TPA berpotensi memicu berbagai penyakit, mulai dari penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan (ISPA), hingga gangguan kesehatan lainnya akibat paparan limbah.

“Biasanya banyak pemulung mengalami penyakit kulit, sesak napas, dan ISPA. Ini membutuhkan kerja sama lintas sektor, tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga lingkungan hidup dan penataan kawasan,” katanya.

Ke depan, pihak Puskesmas berharap kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak peserta dengan dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia, termasuk Puskesmas Setu 3 yang telah mulai beroperasi di wilayah tersebut.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran dan akses layanan kesehatan bagi masyarakat rentan di sekitar TPA Burangkeng. (Supri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Resmi Jadi Bos Kebon Sirih, Suhud Langsung Tancap Gas
Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi
HUT ke-47 Tahun, Bintaro Jaya Gelar 10K Run for Education Berhasil Kumpulkan Donasi Rp245 Juta
Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru
Pemeliharaan Gardu Listrik Tanpa Padam, PLN Jaga Pasokan Air Bersih PAM Jaya
Diduga Eksploitasi Bantargebang, Pemkot Bekasi Diminta Waspadai Oknum Pemburu Rente
SMPN 4 Tambun Selatan Raih Segudang Prestasi, dari Seni hingga Olahraga
Kendaraan Pengangkut Alat Berat Amblas, Proyek Balai Patriot Terganggu
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 14:15 WIB

Resmi Jadi Bos Kebon Sirih, Suhud Langsung Tancap Gas

Senin, 8 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:46 WIB

HUT ke-47 Tahun, Bintaro Jaya Gelar 10K Run for Education Berhasil Kumpulkan Donasi Rp245 Juta

Senin, 8 Juni 2026 - 09:33 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:54 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik Tanpa Padam, PLN Jaga Pasokan Air Bersih PAM Jaya

Berita Terbaru

Foto (Dok. Mediakarya)

Headline

Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:59 WIB